Lombok Tengah (postkotantb.com) - Remaja Masjid Nurul Huda Desa Pejanggik, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah (Loteng) menggelar Gema Takbiran untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah pada Jum'at (21/04/2023) malam.

Gema takbiran ini menampilkan 20 peserta mewakili 13 dusun Se-Desa Pejanggik. Gema Peserta takbiran juga diisi kegiatan pawai yang dilepas Ketua PKK desa dengan menyalakan kembang api.

''Jumlah peserta berjumlah 20 peserta atau maksimal harus lebih dari 10 peserta,'' kata Sekretaris Pawai Gema Takbiran, Fakhrurrozi saat ditemui di Masjid Nurul Huda.


Rute takbiran, kata dia, melewati Dusun Ularnaga, Jerobuwuh, Batukliang, dan berakhir di Masjid Nurul Huda. Adapun para peserta diwajibkan membawa obor dan berpakaian rapi. Selain itu, para peserta juga akan diminta tampil di panggung yang sudah disediakan panitia untuk melantunkan gema takbir dan menjadi salah satu unsur penilaian penting dalam kegiatan ini.

''Karena aspek penilaian nanti saat pawai itu kerapian, atribut, dan kekompakan tim peserta. Setelah finish nanti di sini (panggung, red) mereka juga akan diminta menampilkan keterampilan takbir,'' imbuhnya.

Adapun pihak panitia telah menyiapkan hadiah berupa piala dan uang pembinaan. Hadiah tersebut, ungkapnya, bersumber dari desa dan donatur.

''Kami juga masih menunggu dari para donatur lain,'' ungkapnya.

Kegiatan pawai disaksikan ribuan masyarakat desa yang tampak antusias. Dan, dihadiri juga tokoh agama dan masyarakat. Untuk menjaga kondusifitas dan kelancaran kegiatan ini, pihak desa mengerahkan anggota BKD dan Babhinkamtibmas.



Sementara itu, Sekda Loteng Lalu Firman Wijaya meminta masyarakat tidak merayakan malam takbiran secara berlebihan. Sebab, sebutnya, masyarakat masih dalam suasana merayakan ibadah.

''Jangan berlebihan seperti menyalakan mercon dan kembang api, karena kita masih dalam suasana ibadah,'' kata Sekda, Rabu (19/04/2023. (wan)