Lalu Supardan Kepala Dinas Perhubungan Lombok Tengah (Loteng). FOTO: Iwan Sopiandi PKN (GJI-NTB)


Lombok Tengah (postkotantb.com) - Kepala Dinas Perhubungan Lombok Tengah (Loteng) Lalu Supardan mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pol-PP untuk menindak parkir dadakan di Kota Praya. Disebutkan, parkir dadakan itu menyebabkan kemacetan karena beroperasi di pusat-pusat pertokoan dan menggunakan badan jalan.

''Tadi kami sudah koordinasi dengan Satpol-PP untuk dimasukkan ke area parkir yang sudah disediakan,'' kata Lalu Supardan pada wartawan, Senin (17/04/2023).

Dia menyebut, para juru parkir yang tidak mematuhi aturan pihaknya; akan ditindak. Mengingat area parkir dadakan itu memanfaatkan area yang akan dipakai untuk pawai lampion pada malam lebaran nanti.

''Karena di malam Idul Fitri, itu yang akan dipakai untuk pawai lampion,'' imbuh dia.

Berkaitan dengan itu, pihaknya sudah menutup arah putar balik yang biasa dimanfaatkan masyarakat, seperti yang ada di depan Toko Sinar Terang. Hal itu dilakukan agar arus kendaraan lancar dan tidak menimbulkan kemacetan.

''Sudah kami tutup supaya lancar,'' katanya.

Sementara, terkait kegiatan pawai takbiran dan lampion, pihaknya sudah menyiapkan rute. Dimulai dari depan Masjid Agung Praya menuju Jalan Dipenogoro. Kemudian putar balik di depan Masjid Jami' dan berakhir di eks Kantor Bupati. ''Eks Kantor Bupati itu nanti panggung kehormatannya,'' ungkapnya.

Lalu Firman Wijaya, Sekda Loteng mengingatkan masyarakat tidak melakukan hal-hal yang berlebihan dalam merayakan takbiran dan pawai lampion. Mengingat saat malam takbiran nanti, kaum muslimin masih dalam suasana melaksanakan ibadah.

''Jangan berlebihan seperti menyalakan petasan, karena kita masih dalam suasana ibadah,'' himbaunya. (Iwan)