Lombok Utara (postkotantb.com) - Hari Raya Idul Fitri merupakan salah satu perayaan yang menjadi fokus kegiatan besar bagi Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lombok Utara Melalui UPTD Tanjung dalam rangka ketersediaan Daging Jelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah tahun 2023.
Rumah Potong Hewan (RTH) sebagai tempat pemotongan resmi maupun diluar RPH mendapat pengawasan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian DKP3 Kabupaten Lombok Utara sejak H - 3 Lebaran hingga dilaksanakannya Sholat Ied.
Hal ini disampaikan Kepala UPTD Tanjung, Aki Suarti,S.Pt Jum'at (21/4-2023) pada poskotantb.com.
Aki Suarti,S.Pt mengatakan, pihaknya sudah menurunkan petugas untuk melakukan pengawasan di RPH maupun di luar RPH. imbuhnya.
Mereka di tugaskan bukan sebatas mencatat jumlah hewan yang akan di potong, melainkan juga kesehatannya, apakah layak atau tidak untuk dipotong.
Dalam dua hari ini sejak Kamis 20/04 hingga hari ini Jum'at 21/04 2023, jumlah sapi yang di potong mencapai... dan itu belum termasuk pemotongan di luar RPH. Kami belum bisa menyajikan data secara rinci karena masih dalam pendataan dan pengawasan. Pada saatnya nanti kami akan sampaikan setelah aktivitas pelaksanaan Lebaran Idul Fitri selesai, ungkapnya.
Pihaknya hanya memberikan data jumlah sementara yang sudah terpotong di RPH selama dua hari berlangsung.
Aku Suharti memperkirakan jumlah sapi terpotong lebi banya dibanding pada saat hari raya tahun sebelumnya, karena pada tahun sebelumnya kita dihadapkan pada persoalan Covid 19 setelah gempa bumi 2018. Ekonomi masyarakat saat itu sangat sulit karena tidak ada aktivitas/pekerjaan.
Sekarang ini 2023 perayaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 H dilaksanakan dua (2) hari pada hari yang berbeda, seperti organisasi Muhammadiyah solat Ide pada Jum'at 21/04. Sedangkan NU Sholat Ide kemungkinan dilaksanakan pada Hari Sabtu 22/4-2023.
Adapun tujuan dilakukan pengawasan ini, adalah sesuai dengan amanat Undang Undang yaitu untuk menjaga ketersediaan pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh, dan halal sehingga menjamin ketentraman batin masyarakat yang mengkonsumsi pangan tersebut.
Petugas tersebut didampingi aparat Kepolisian untuk mendukung pengawasan yang kondusif agar terlaksana dengan lancar mengingat pelaksanaan kegiatan yang notabene dilakukan dari petang sampai menjelang fajar, yang rawan terjadi tindakan kriminal dan menghadapi penjagal sapi yang menggunakan senjata tajam (pisau sembelih, kapak).
Terlaksana pengawasan pemotongan ternak sejak tanggal Kamis 20/04 sampai dengan hari kedua ini Jum'at 21/04 ini, tercatat 53 ekor sapi yang sudah terpotong. Data ini belum termasuk pada hari ini karena masih sedang berjalan.
Diperkirakan kebutuhan daging sejak awal bulan Ramadhon hingga dilaksanakannya Hari Raya Idul Fitri tahun ini tidak ada masalah dan tercukupi, tutup Aki Suharti. (@ng)




0Komentar