Mataram (postkotantb.com) - Mutasi sejumlah pejabat di Pemprov NTB kembali dilakukan untuk kesekian kali. Pada mutasi, Jum'at 25 Mei lalu, drh Khairul Akbar dicopot dari Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Kadisnakwan). Ia dipindah sebagai Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTB.
Benarkah putra Dompu itu dicopot karena heboh soal pengiriman sapi ke luar daerah?
Gubernur NTB Zulkieflimansyah angkat bicara. Kepada GJI-NTB, Bang Zul akrab disapa menegaskan pencopotan itu tidak benar karena soal pengiriman sapi ke luar daerah.
Bang Zul yang sedang berada di Sumbawa menjelaskan mutasi Khairul Akbar ke Kepala Biro AP karena kebutuhan organisasi.
"Nggak benar..., Pak Khairul saya tarik sebagai pendamping saya utk acara sehari2 saya yang sangat intensif ke desa dan dusun," ucap Bang Zul melalui pesan WhatsApp pukul 11:05 WITA Senin 29 Mei ini.
Khairul merupakan satu dari delapan pejabat eselon II yang digeser pada Jumat lalu. Ia mengisi posisi Kepala Biro Administrasi Pimpinan, menggantikan Subhan Hasan yang dipindah menjadi Kasatpol PP Pemprov NTB.
Pencopotan Khairul Akbar dari jabatan semula ke Kepala Biro Administrasi Pimpinan, sebagai rangkaian dari hasil uji kompetensi dan evaluasi pejabat lingkup Pemprov NTB yang telah dilaksanakan dari pertengahan Mei ini, berdasarkan instruksi Gubernur NTB.
Selain Khairul dan Subhan, pejabat eselon II lain yang dimutasi adalah Yusron Hadi. Yusron sebelumnya menjabat sebagai Kasatpol PP digeser menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Aparatur, Politik, Hukum, dan Pelayanan Publik. Jabatan ini sebelumnya diemban Lalu Abdul Wahid.
Abdul Wahid digeser menjadi Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda NTB, menggantikan Muhammad Riadi. Adapun Riadi dirotasi menjadi Kepala Disnakkeswan NTB.
Kemudian tiga nama lain, merupakan pejabat eselon III yang naik kelas menjadi eselon II, melalui proses lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Yakni Nunung Triningsih dari Sekretaris Dinas Perhubungan menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Kemudian Izzuddin Mahili dari Sekretaris Dinas Pariwisata dipromosikan sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Kemasyarakatan. Muhammad Taufieq Hidayat dari Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Infrastruktur dan Pembangunan. (GJI-NTB)
Bang Zul Bantah Keras Soal Kisruh Pengiriman Sapi ke Luar Daerah Jadi Penyebab Kadisnakwan NTB Dimutasi
Redaksi PostKotaNTB
Font size:
12px
Baca juga:


0Komentar