Kepala SMAN 2 Mataram, H Arofiq.

Mataram (postkotantb.com)- Sabtu pekan depan, tepatnya 27 Mei 2023, SMAN 2 Mataram (Smanda) telah menjadwalkan dua event.

Diantaranya Panen Karya Project Penguatan profile Pelajar (P5), dalam rangka pelepasan tahun ajaran, dirangkai dengan Anniversary Smanda ke 46. Yang pasti, event ini bakalan ramai dan seru.

Ditemui di ruangannya, Sabtu (20/05), Kepala Smanda, H Arofiq menuturkan, Anniversary sekolah seharusnya jatuh pada Tangga 1 April 2023 lalu. Namun sengaja diundur dan digelar bersamaan dengan Panen Karya mengingat saat itu, masih di Bulan Ramadan.

"Jadi, OSIS minta ke saya untuk ditunda dulu," ungkapnya

Sebenarnya kata Arofiq, ada beberapa tema yang diusung dalam Project tersebut. Dari sekian banyak, hanya tiga tema yang dipilih siswa. Diantaranya Sehat Jiwa Raga. Dalam tema ini, siswa diminta untuk menciptakan senam kebugaran hasil karya sendiri.

Selanjutnya tema Kewirausahaan, dimana sekolah meminta siswa untuk mendaur ulang sampah yang bernilai ekonomis. Hasil karya daur ulang ini akan di pamerkan saat puncak acara P5 dan Anniversary sekolah.

tidak hanya itu  di momentum yang sama , sekolah ini akan menggelar Bazar yang menyajikan berbagai macam produk siswa, hasil dari mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU).

"Di mata pelajaran ini, siswa diajarkan pengolahan, pengemasan dan budidaya. Karena siswa harus bisa Berwirausaha. Jika belum melanjutkan studi, siswa mengandalkan keterampilan wirausaha ini," Terangnya.

Untuk tema terakhir adalah Kearifan Lokal. Tema ini sengaja diambil, agar siswa terdidik untuk senantiasa menjaga , memelihara serta melestarikan tradisi dan budaya daerah.

"Kemarin, siswa kami ajak ke desa Sade, ada kearifan lokal yang bisa dipelajari di sana. Sehingga besok di panen karya, siswa akan mempertunjukan tarian tradisional Gendang belek dan kesenian tradisional lainnya," ulasnya.

Ditanya terkait bagaimana perjalanan sekolah selama puluhan tahun, Rofiq mengaku, bahwa para pihak yang diketahui lama pengabdi di sekolah ini telah mengalami perjalanan yang luar biasa (Amazing Journey).

"Dulunya sekolah kecil, gedung kurang bagus, siswanya sedikit, sering banjir, dan dipandang sebelah mata. Sekarang fasilitas sekolah sudah lengkap, bangunannya baru dan banyak, dan mencetak banyak pretasi," kenangnya.

Dalam perjalanan sejarahnya pun, sekolah ini telah mencetak ratusan prestasi. Tahun 2022 saja, Smanda menggondol sebanyak 283 prestasi. Baik ditingkat kota kabupaten, provinsi, hingga menembus level nasional.

"Prestasi itu ada yang juara 1,2 dan 3. Yang jelas kami sudah maksimal dalam berikhtiar memajukan sekolah," jelasnya.(RIN)