Kepala Kemenag Loteng, Drs.H.Nasrullah, M.Pd didampingi Kasi PHU HL. Samsul Hadi, MH bersama segenap pimpinan lainnya berpose usai giat zikir dan do'a, Senin (29/5/2023)


Lombok Tengah (postkotantb.com) - Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Tengah gelar zikir dan do'a untuk keselamatan dan kelancaran seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah Haji 1444 H/2023 M, Senin (29/5/2023).

Kegiatan tersebut sesuai intruksi darurat secara langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia mengingat kondisi Makkah terkini dilanda cuaca panas hingga 50 derajat.

Sehingga, melalui kekuatan zikir dan do'a sebagai bentuk ketawakkalan kepada Allah, diharap dapat perlancar setiap langkah dan prosesi haji sampai selesai. Seraya mengucap semoga penyelanggaran haji tahun ini sukses, lancar, dan barokah serta mencetak haji yang mabrur/roh.

Bertempat di aula kantor Kemenag Loteng, puluhan pezikir yang terdiri dari seluruh pegawai lingkup Kemenag Loteng, Pimpinan KBIH, Kepala KUA se-Loteng, para penghulu dan penyuluh dan keterwakilan sejumlah petugas Haji (Ketua kloter dan Pembimbing) tampak mengikuti dengan khusuk dan khidmat.


Kepala Kemenag Loteng, Drs.H.Nasrullah, M.Pd menyampaikan hal ini sebagai bentuk memantapkan persiapan, perkuat koordinasi dan kolaborasi serta terus perekat silaturahmi.

"Kemenag Loteng jadi yang pertama  gelar zikir dan do'a di NTB, Di Daerah lain menyusul," ujarnya.

Dikesempatan itu, Drs. Nasrullah juga mengumumkan ada 19 orang jemaah haji khusus dari kalangan ASN lingkup Kemenag Loteng yang turut dilepas keberangkatannya.

Kepada ASN yang ikut berhaji, ia berpesan agar bisa membantu menyertai dan menolong rombongan jamaah lainnya dari kalangan masyarakat.

"Kan sekalian jadinya, ASN kita bisa berhaji plus itung-itung bertugas lah bantu yang lain, raup ibadah mahdah dan gairu mahdah," arahnya.

Selain itu hal prioritas lain, Kemenag komitmen wujudkan penyelenggaraan Haji Ramah Lansia dan Berkeadilan. Artinya bagi lansia yang rata-rata miliki keterbatasan secara kemampuan fisik akan mendapat layanan atau perlakuan yang adil. Semisal ada yang tidak sanggup berjalan disediakan fasilitas kursi roda.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh, (PHU) Lombok Tengah, HL. Samsul Hadi, MH, melengkapi, jamaah haji Loteng dalam catatan akhir terdata sebanyak 872 orang. Meningkat dari angka sebelumnya karena mendapat kuota tambahan yang kemudian diisi oleh jamaah haji cadangan.

"Ada juga jamaah reguler yang tidak dapat melunasi setoran, meninggal dunia dan jatuh sakit," terangnya.


Dikesempatan itu, dirangkai juga dengan pemberian hadiah atau bingkisan kepada jamaah haji khusus ASN Kemenag Loteng dari Ketua koperasi. Sebagai bentuk rasa syukur dan apresiasi agar bisa jadi contoh sekaligus perangsang bagi pegawai lain untuk bisa menunaikan rukun islam yang ke-5.

Sementara mengenai beberapa kekurangan seperti daftar manifes resmi mengenai informasi kebarangkatan secara spesifikasi termasuk pemberian buku manasik dan koper bagi yang belum dapat. Akan dituntaskan hari itu juga. (Irs)