Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy menghadiri penyerahan surat keputusan (SK) pengangkatan PPPK tenaga kesehatan formasi 2022. Penyerahan SK tersebut berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lotim, Rabu (17/5/2023).FOTO:IST.Multasri postkotantb.com Bito Lotim.
Lombok Timur (postkotantb.com) - Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy menghadiri penyerahan surat keputusan (SK) pengangkatan PPPK tenaga kesehatan formasi 2022. Penyerahan SK tersebut berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lotim, Rabu (17/5/2023).
Dalam kesempatan tersebut, bupati menyampaikan selamat kepada peserta yang lolos mengikuti rangkaian seleksi tersebut. Bupati menyebut mereka adalah orang-orang yang beruntung karena ini bersifat nasional dan langsung diperiksa melalui komputer.
''Pengadaan calon ASN dilakukan melalui tahapan perencanaan, pengumuman lowongan, pelamaran, seleksi, pengumuman hasil seleksi dan pengangkatan menjadi ASN. Oleh sebab itu, selamat bagi yang lulus,'' kata bupati.
Sebelumnya, bupati menegaskan kepada BKPSDM agar menghindarkan peserta dari bujuk rayu para calo yang mengatakan bisa mengangkat mereka jadi PNS di Lotim.
Lebih lanjut, bupati mengingatkan agar mereka menciptakan budaya malu dalam kehidupan sehari-hari. Adapun budaya malu tersebut; malu datang terlambat ke kantor dan malu melayani dengan tidak baik. Ia menekankan pula ketulusan dan keikhlasan yang ditunjukkan melalui wajah.
''Jika wajah kita rangas, masyarakat tidak akan mau datang, tetapi jika menyambut mereka dengan senyuman maka masyarakat pun akan berbondong-bondong,” jelas bupati.
Alasan itulah menurutnya, yang menyebabkan fasilitas kesehatan swasta lebih laris ketimbang milik pemerintah. Bupati juga mengingatkan agar malu tidak bekerja dengan baik.
''Contohnya meninggalkan pekerjaan dengan alasan sepele,'' sebutnya.
Bupati juga meminta seluruh PPPK untuk berprestasi, serta memiliki dedikasi dan loyalitas yang tidak tercela. “Tunjukkan dan dedikasikan kepada masyarakat, sebab prestasi, dedikasi, dan loyalitas adalah tolok ukur jika menginginkan karir yang baik,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM, H. Mugni melaporkan jumlah pendaftar secara keseluruhan sebanyak 2.579 orang. Namun setelah dilakukan seleksi administrasi, pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat dan berhak ikut serta dalam seleksi kompetensi sebanyak 2.205 orang. Sementara pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat sebanyak 374 orang.
Pelaksanaan Tes Seleksi Kompetensi PPPK Tenaga Kesehatan dilaksanakan di lokasi tes mandiri BKN di Ballroom Hotel Lombok Raya Mataram, 10-17 Desember 2022.
''Dari hasil pengolahan nilai oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) dari 2.086 peserta, yang memenuhi nilai ambang batas 230 peserta. Terdapat kekosongan 25 formasi dari 255 yng tersedia,'' terangnya.
Turut hadir pada acara tersebut Kepala BPKAD, Sekertaris Dikes, dan Kepala Cabang NTB Syariah Selong. (Mul)




0Komentar