Dr.Syafruddin.SE.,MM Direktur Utama Perusda Kabupaten Sumbawa.FOTO:IST/ IRWANTO MESSA (WELL) POSTKOTANTB.COM BIRO SUMBAWA.


Sumbawa Besar (postkotantb.com) -
Kawasan wisata Saliper Ate  merupakaan destinasi yang harus dijaga keamanan untuk peningkatan PAD dan kemajuan UMKM, keindahan dan ketertiban serta pesonanya, karena hal inilah yang dapat memikat hati para pengunjung, sehingga merasa nyaman dan betah saat berkunjung di kawasan wisata yang berada di Labuhan Sumbawa itu.

Di sinilah keseriusan dan peran pokdarwis sangat dibutuhkan, terutama dalam pengelolaan dan penataan kawasan wisata,  sementara selama ini, dari pungutan parkir dan  pungutan kebersihan Rp 20.000/bulan dari masing masing lapak, yang terindikasi pengelolaan keuangan diduga tidak jelas perutukkannya, kemana dan dimana sehingga banyak pihak menuding itu sebagai pungli atau pungutan liar.

Sementara sampah disana sini berserakan di areal Taman Wisata, Perusda sebagai pengelola yang diberi otoritas dan tanggung jawab oleh Pemkab Sumbawa segera melakukan pembinaan dan arahan dwngan menggandeng Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis), agar ada kesadaran dalam membantu mengelola pariwisata untuk tetap terjaga dan dirawat terutama kebersihannya.

Hal itu terungkap Saat  postkotantb.com menemui Dirut Perusda kabupaten Sumbawa Dr. Syafrudin.SE.,MM di ruang kerjanya, Senin (29/5/2023). Ditegaskan,  pihaknya telah mengkoordinasikan dengan menggandeng kelompok sadar wisata tentang pengelolaan tempat wisata Saliper Ate, agar sarana dan prasarana bisa dipenuhi dengan biaya pungutan yang dikelola pokdarwis secara rapi dan terukur dalam managementnya.


Menurutnya, pada hakikatnya peran pokdarwis sangat besar untuk kemajuan sebuah tempat wisata, Melalui pokdarwis diharapkan ada pengembangan pariwisata dengan konsep pengelolaan Mandiri dan sistim Pemperdayaan lokal untuk menciptakan SDM yang mandiri, melalui konsep industri kreatif dengan tetap membangun sinergitas bersama StakeHolder yang ada ,". Ujarnya. (Well)