![]() |
| H Ahmad Rusni. |
Mataram (postkotantb com)-Dalam rangka membangkitkan ekonomi secara lokal hingga nasional, Pengusaha Properti NTB, H Ahmad Rusni, kembali menunjukan andilnya melalui Gerakan Kebangkitan (Gerbang) Umat.
Salah satu program dari gerakan ini, pembuatan buku tabungan secara gratis untuk anak yatim. Pria yang diketahui menjabat sebagai Ketua Umum Lanjut Usia dan Yatim Piatu (Lajuyapi) menuturkan, tabungan ini dibuat untuk masing-masing anak.
"Ini merupakan buku tabungan untuk menjamin masa depan yatim piatu," ungkap Doktor Ahmad Rusni, sapaan akrabnya.
Ia menilai, kebangkitan ekonomi umat tidak lepas dari sektor pendidikan. Dana yang sudah terkumpul di buku tabungan itu, nantinya dapat dimanfaatkan untuk biaya selama anak mengikuti setiap proses pendidikan, hingga ke tingkat perguruan tinggi. Dengan target minimal dapat meraih gelar doktor.
"Ekonomi ini bagus, jika pendidikannya bagus. Dalam pendidikannya mereka kan butuh biaya. Dengan tabungan yang ada mereka bisa meraih gelar doktor dan mungkin hafiz," beber Owner Arus Foundation Dasar Group sekaligus Presiden Ekonomi Umat ini.
Sumber dana yang masuk menjadi sumbangan di buku tabungan yatim piatu, berasal dari setiap keuntungan usaha Arus Foundation Dasar Group, sebesar 2,5 sampai dengan 10 persen. Sumbangan ini dikelola Lajuyapi.
"Selain dari Arus Foundation, sumber dana sumbangan itu kami upayakan dari APBD-APBN," ujarnya.
Lebih jauh disebutkan, bahwa untuk memuluskan program buku tabungan ini, pihaknya mendirikan empat tingkatan pengurus. Diantaranya koordinator dusun (Kordus), Koordinator Desa/ Kelurahan (Kordes/Korluh), Koordinator Kecamatan (Korcam) dan Koordinator Wilayah (Korwil).
"Untuk data, Kami memberikan tugas pendataan ke Kordus. Mereka yang lebih mengetahui tentang kondisi wilayahnya," imbuhnya.
Khusus lansia, tidak dibuatkan buku tabungan. Sebagai pengganti, pihaknya menyediakan bantuan berupa paket barang. Seperi di momentum Ramadan 1444 Hijriah kemarin, pihaknya menyalurkan 1 juta paket sarung. Ke depannya, dirinya berniat membangun industri makanan sehat untuk para lansia.
"Alhamdulillah, sekarang ini usia lansia bisa mencapai 75 tahun. Ini karena makanan yang sehat dan bergizi untuk lansia," jelasnya.(RIN)


0Komentar