Tampak raut bahagia Haji Ganjar Pranowo usai disematkan PIN Laskar Sasak oleh Datu Anom Dane Lalu M Ali Sadikin,S.Pd selaku ketua Umum Ormas Laskar Sasak Miq Denta (kanan) didampingi TGB, Minggu (18/6/2023). FOTO : IST/LALU M IRSYADI POSTKOTANTB.COM


Mataram (postkotantb.com) - Mensikapi desas desus yang beredar dimedia sosial seperti dibeberapa group WAG terkait lambang apa pada PIN apa didada yang dikenakan oleh Bakal Calon Presiden Republik Indonesia Bapak H.Ganjar Pranowo saat lawatan ke Lombok, Minggu (18/6/2023).

Lambang pin dimaksud diketahui telah menjadi sorotan publik, usai ramai mengisi judul utama pada sederet pemberitaan wartawan di sejumlah media.

Benar saja, dari hasil penelusuran postkotanntb.com. Ternyata Lambang tersebut adalah Lambang salah satu Organisasi Masyarakat (Ormas) di Lombok yang menyebut dirinya sebagai Laskar Sasak.


Saat prosesi penyematan PIN Laskar Sasak dan pemberian cincin kepada Ganjar Pranowo
.

Menurut informasi mengenai kejelasan bagaimana lambang Laskar Sasak, bisa berada di dada bakal calon orang nomor 1 di Indonesia itu. Tokoh muda Adat dan Budaya Datu Anom Dane Lalu M. Ali Sadikin, S.Pd selaku Ketua Umum Ormas Laskar Sasak akhirnya buka suara.

Pria yang familiar dengan panggilan Miq Denta itu mengklarifikasi, bahwa  dirinyalah yang memasangkan PIN tersebut di dada GP.

"Benar, saya lah yang memasangkannya di dada Tuan Aji Ganjar Pranowo" ungkapnya.

Hal demikian tidak lain sebagai bentuk penghormatan dan sambutan selamat datang dari Laskar Sasak, di gumi Sasak yang kita cintai dan banggakan ini. Juga sebagai tanda kalau masyarakat Sasak selalu wellcome serta bersikap baik kepada semua tokoh di Negeri ini.

Miq Denta tegaskan, siapapun Tokoh Nasional yang datang menjadi tamu dengan baik dan memuliakan kami, maka kami tanpa pandang bulu akan lebih memuliakannya lagi tanpa terkecuali. Itulah komitmen yang terlukis dalam selogan "Laskar Sasak Untuk Indonesia".

Menjawab pertanyaan lain, kenapa anda yang pasangkan dan kenapa Laskar Sasak di sana hadir, apakah diundang ataukah datang sendiri ?

Miq Denta tegaskan tidak datang sendiri, melainkan atas dasar undangan secara pribadi melalui Masyarakat Adat Nusantara dan undangannya itu VIP hanya untuk beberapa tokoh.

"Saya diundang sebagai salah seorang Tokoh Muda Adat dan Budaya, jadi saya mewakili seluruh unsur keluarga dan tokoh lainnya sebagai pengokas atau penyambung lidah untuk menyambut, menghargai dan memuliakan tamu yang notabene adalah salah satu tokoh Nasional dan bakal calon Presiden, di sisi lain dihajatkan juga sebagai tanda kekerabatan dan bagian dari Keluarga Besar serta anggota istimewa Laskar Sasak," tegasnya.

Miq Denta merasa bersyukur, bisa jadi perwakilan warih dan waris Kedatuan Parwa Suradadi yang berkesempatan sambut Gnjar Pranowo.

Diharapkan, jika kelak Ganjar Pranowo ditakdirkan bisa memimpin Republik ini, agar bisa membawa Indonesia lebih baik dan lebih berwibawa, dan lebih memperhatikan akar daripada Bangsa ini, yaitu Adat, Agama dan Budaya.

Sebab, kata Miq Denta, dengan terbentuknya Negara ini sebagai sebuah entitas Negara Kesatuan tidak menjadikannya lupa terhadap ibunya. Dimana, Ibu dari Negara ini adalah sekumpulan Kerajaan, Kedatuan dan Kesultanan yang berdaulat berada di beberapa Daerah.


Miq Denta (tengah ) bersama para tokoh Sasak lainnya

Mereka para pendahulu, telah dengan rela dan sukahati serta sukacita untuk meleburkan kekuasaan mereka semata-mata untuk bergabung dan ikut mendirikan Republik ini.

Bagi Laskar Sasak, inilah momentum tepat untuk keberlanjutan nilai-nilai Agama, Adat dan Budaya yang kita junjung sebagai pondasi dan alat perekat kita bersama dalam Bernegara. Tandasnya.  (Tim).