![]() |
| Doktor Ahmad Rusni (Kopiah Putih di kursi merah,red) bersama perwakilan para penggemar Bonsai membicarakan sejumlah program untuk memperkuat ekonomi Umat Islam, Jumat kemarin. |
Mataram (postkotantb.com)- Perwakilan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPIB) Cabang Lombok Barat, mendatangi kediaman Pemilik ARUS Foundation Dasar Group, Dr. H Ahmad Rusni, di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram, Jumat (16/06) malam.
Kedatangan PPIB ini, merupakan kali pertama dalam rangka silaturahmi, sekaligus untuk mengenal lebih dekat sosok pria dengan sapaan familiarnya Doktor Ahmad Rusni, yang diketahui akan mencalonkan diri melalui PKS, untuk meraih kursi legislatif di Senayan.
Kedatangan para penggemar tanaman bonsai ini, disambut langsung Doktor Ahmad Rusni, diruang tamu yang terletak di lantai 2 kediamannya. Di momen ini, Doktor Ahmad Rusni sempat mengajak para tamunya itu untuk salat isha berjamaah serta makan malam bersama.
Ketua PPIB Cabang Lombok Barat, Jaharuddin Bonsai menyampaikan rasa kagum atas penyambutan tuan rumah, yang menurutnya penuh dengan nuansa kekeluargaan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas penyambutan luar biasa bapak Doktor Ahmad Rusni," ujar Jaharuddin Bonsai.
Di depan Doktor Ahmad Rusni, Jaharuddin Bonsai bercerita sejumlah pengalamannya selama menggeluti usahanya itu. Dirinya pun kerap mengikuti berbagai pameran serta kontes yang diselenggarakan PPIB.
Berkat usaha ini, dirinya mendapatkan penghasilan yang cukup lumayan. Usaha ini sebaliknya juga memberikan dampak positif lainnya. Salah satunya mengurangi angka pengangguran di wilayah binaan PPIB Cabang Lombok Barat.
"Jumlah anggota kami sekarang 259 orang dan sudah memiliki grown sendiri. Untuk pemasarannya bisa sampai Jawa, Jakarta hingga NTT," bebernya.
Dalam waktu dekat ini, tepatnya Bulan Agustus mendatang, pihaknya akan menyelenggarakan pameran bonsai berkelas nasional di NTB dan menjadikan Lombok Barat sebagai tuan rumah penyelenggara. Dengan lokasi, halaman kantor Bupati Lombok Barat.
Pihaknya pun mengundang Doktor Ahmad Rusni untuk hadir sekaligus bencengkrama bersama para penggemar bonsai, sebagai akses untuk mensosialisasikan diri. Di sisi lain, pihaknya berkomitmen untuk intens menyampaikan program kerja Doktor Ahmad Rusni, melalui konsep 'Door to Door'.
"Mudah-mudahan dimudahkan untuk mensosialisasikan figur Pak Doktor," harap Jaharuddin Bonsai.
Sementara itu, Doktor Ahmad Rusni menyampaikan apresiasi atas kedatangan pihak PPIB Lombok Barat. Menurutnya, usaha bonsai sejalan dengan konsep Gerakan Kebangkitan (Gerbang) Umat.
Pria yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Umum Yayasan Peduli Lanjut Usia dan Yatim Piatu (Lajuyapi) Indonesia ini menyebutkan, konsep tersebut terdiri dari beberapa program.
Salah satunya Usaha Harmoniskan-Alam Sehat, Ekonomi Kuat (UH ASEK). Program ini berjalan dengan baik. Sampai saat ini, pihaknya telah menyiapkan sekitar 565 hektare lahan yang tersebut di beberapa titik di NTB beserta Ratusan ribu ekor kambing jenis Etawa, Kambing Kacang dan kambing pedaging.
Berbagai jenis tanaman buah juga sudah tersedia di lahan tersebut. Seperti Lengkeng, Buah Naga, dan tanaman buah lainnya. Sedangkan untuk realisasi Program ini, menggunakan sistem berjamaah (Kelompok).
"Kalau berbicara ekonomi, semua butuh. Makanya ekonomi Islam berangsur angsur bangkit dan akan muncul pemimpin- pemimpin Islam," urainya.
Di sisi lain, Doktor Ahmad Rusni mengajak para penggemar bonsai dapat terlibat secara aktif dalam program pembukaan Buku Tabungan anak yatim piatu. Dengan cara melaksanakan pendataan langsung ke masing-masing dusun.
Sebaliknya, Doktor Ahmad Rusni juga berkomitmen akan mendukung usaha tanaman bonsai, khususnya di Kabupaten Lombok Barat. "Kebetulan saya punya jaringan di negara Qatar. Karena di sini penggemarnya banyak. Bonsai juga bisa menjadi potensi dan daya tarik NTB," jelasnya.
"Waktu adalah ibadah. Mudah-mudahan kita bersama tetap taat, energik, toleran, amanah (Tentram,red), dan visi tentu saja dengan ridha Allah SWT," tutupnya.(RIN)


0Komentar