![]() |
| Dok RIN. |
Mataram (postkotantb.com)- Ketua Panitia Penyelenggara Lomba Kompetensi Siswa (LKS), H Sahlan, bantah desas desus terkait dugaan adanya intervensi pihak panitia lokal, sehingga juara LKS didominasi SMK di Lombok Timur.
"Sama sekali tidak ada intervensi panitia lokal," tegas pria yang saat ini menjabat Kepala SMKN 2 Selong, di ruang kerjanya, Sabtu (10/06).
Dia menjelaskan, sejak awal penyelenggaraan, urusan juri ditangani langsung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, melalui masing-masing kepala bidang.
Misalnya saja, juri untuk LKS Sekolah Luar Biasa (SLB), ditangani Kepala Bidang Pendidikan Luar Biasa. Begitu juga dengan LKS SMK. Terhadap SMK yang mendapatkan belasan trofi dan penghargaan, dirinya yakin, itu disebabkan persiapannya yang matang.
"Kami sebagai panitia, justru bersyukur juri di LKS ini ditangani langsung Kabid. Bagi saudara-saudara saya yang menjadi pemenang, saya yakin betul. Karena mereka jauh hari sebelumnya mempersiapkan diri untuk menghadapi LKS," imbuhnya.
Kendati demikian, pihaknya tetap legowo atas sejumlah kritikan terhadap kinerja kepanitiaan. Menurutnya, ini sebagai bentuk kepedulian pihak lain, sekaligus bahan perbaikan untuk ke depannya.
"Alhamdulillah, sikap kritis bersama, melakukan perbaikan terus menerus, menunjukkan kita peduli terhadap kualitas proses dan hasil. Ini ciri-ciri masyarakat dan komunitas berkemajuan. Ayo, terus buka ruang diskusi dan cari solusi," ajak Sahlan.
APRESIATIF DAN HARU
LKS SMK/SLB dan OSN SMA Tingkat Provinsi NTB, merupakan kegiatan besar. Kesuksesan dalam menyelenggarakan kegiatan ini pun, tidak lepas dari bantuan dan fasilitas dari sejumlah pihak.
"Saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada semua pihak. Khususnya Kepala Dinas Dikbud NTB beserta jajarannya, Bupati Lombok Timur beserta jajaran Forkopimda. Terhadap Ketua YPH Ponpes Darunnahdlatain NWDI Pancor, pun saya ucapkan terima kasih, telah meminjamkan gedung GOR NWDI Selong, sekaligus fasilitas lainnya," ucap Sahlan.
"Rekan-rekan kepala sekolah dan seluruh panitia yang sudah gigih mempersiapkan segala sesuatunya, demi suksesnya LKS SMK/SLB dan OSN SMA Tingkat Provinsi NTB, saya ucapkan terima kasih," sambungnya.
Dirinya merasa bahwa tidak mudah bagi dirinya untuk mengemban amanah selaku panitia. Terlebih lagi, kegiatan besar itu dirangkai dengan sejumlah event yang menghadirkan peserta dengan jumlah puluhan ribu orang.
"Tidak mudah merajut kerja sama dengan semua pihak tanpa semangat dan ketulusan. Tidak mudah mengkondisikan pelaksanaan yang menyebar di delapan titik sekolah pengampu, tanpa koordainasi yang kuat dan perencanaan yang matang," ulasnya.
"Saya terharu atas kesuksesan ini, kegigihan rekan rekan panitia merupakan motifasi bagi yang lain. Alhamdulillah, kegiatan LKS SMK/SLB dan OSN tahun 2023 di Lombok Timur telah selesai. Selamat bagi para juara dan mohon maaf, jika ada yang kurang berkenan. Sampai jumpa pada kegiatan LKS Tahun 2024," tutupnya.(RIN)


0Komentar