![]() |
| Dok RIN. |
Lombok Timur (postkotantb.com)- Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK/SLB dan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi NTB resmi ditutup, Kamis malam kemarin. Evaluasi sementara pihak panitia penyelenggara LKS, kegiatan tersebut memberikan banyak dampak positif.
Ditemui, Sabtu (10/06), H Sahlan selaku Ketua Panitia menyebut, dampak ini dapat dirasakan bahkan secara langsung, di setiap event-event, selama berlangsungnya LKS. Salah satunya Karnaval Budaya.
Event ini digelar, Senin 05 Juni 2023, dihadiri 30 ribu peserta. Karnaval Budaya ini dipusatkan di Taman Rinjani, Selong, dalam rangka pembukaan LKS dan OSN tingkat provinsi. Meski hanya berlangsung beberapa jam, akitivitas jual beli di kalangan pedagang asongan dan pelaku UMKM naik signifikan.
"Berapa peredaran uang saat karnaval berlangsung," ungkap Sahlan dengan takjub.
Jika kala itu satu orang berbelanja jajanan seharga Rp. 5 ribu saja, kemudian dikalikan 30 ribu peserta, bisa menghasilkan sekitar Rp 150 juta. Apalagi lebih banyak produk yang dibeli oleh peserta karnaval. Ini pun belum Ditambah Event Expo Produk SMK, SMA dan SLB, serta produk UMKM yang disuguhkan Dharma Wanita.
"Pendapatan pedagang asongan serta pelaku UMKM meroket. melalui Expo, siswa juga dapat memperkenalkan produk-produknya ke masyarakat luas," ulasnya.
Selain sisi ekonomi, event yang terselenggara selama LKS dan OSN berlangsung juga menjadi momentum seluruh siswa untuk mengasah keterampilan. Seperti Pentas Seni, di event ini para siswa bebas berekspresi.
"Alhamdulillah, saya saksikan kesuksesa kegiatan ini sangat luar biasa. Tidak mudah memang, dalam suatu kepanitian dimana ada banyak event, tapi bisa terselenggara dengan lancar," ucapnya.(RIN)


0Komentar