Hotel Prime Park, merupakan salah hotel yang menjadi tempat menginap para Riders dan krunya.

Mataram (postkotantb.com)- Event MXGP yang digelar dua serie di NTB, kian mendorong peningkatan perekonomian di sektor pariwisata. Sesuai pengakuan  BPPD NTB, di Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air  (Tramena) saja, saat ini menerima sekitar 2200 pengunjung per hari.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB, Jamaluddin Maladi membenarkan adanya peningkatan pengunjung selama Event MXGP. Terlebih saat diselenggarakannya seri kedua di eks Bandara Selaparang. Para Riders menginap di Hotel-hotel yang berada di Kabupaten Lombok Barat dan Kota Mataram

"Jadi hotel-hotel itu terisi," ungkap Jamaluddin, Jumat (30/06) malam.

Jenjang waktu antara event di Sumbawa dan Kota Mataram sebut Jamaluddin, ada sekitar dua minggu. Tentunya ini memberikan efek yang positif bagi para pelaku UMKM lokal. Bisa dibayangkan bagaimana siklus perekonomian bisa berjalan dengan baik dan berkembang.

"Coba sekarang ditinjau UMKM yang di Jalan Udayana. Pasti ramai tenda-tenda milik UMKM. Orang-orang yang datang ke sana tentu dengan tujuan berbelanja, Multiflyer Effect ini yang sebenarnya tujuan ingin dicapai," ujarnya

Di sisi lain, pihaknya tidak menampik bahwa tingkat kunjungan selama Event MXGP dilaksanakan belum setara dengan jumlah kunjungan saat event MottoGP.  Kendati demikian, MXGP dapat memberikan dampak yang signifikan.

"Jadi setiap ada event-event internasional, tingkat kunjungan ke daerah wisata pasti meningkat, meski tidak seperti di MottoGP. Tapi coba dampaknya, UMKM semua bergerak. Itu belum terhitung usaha transportasi," jelasnya. (RIN)