Sumbawa Besar, (postkotantb.com)– Persimpangan Boak yang menghubungkan jalur lintas kabupaten di Sumbawa kembali disorot. Tingginya angka kecelakaan di titik tersebut membuat Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa mendesak Dinas Perhubungan Provinsi NTB untuk tidak lagi berdiam diri dan segera memasang lampu lalu lintas.
Keluhan masyarakat terkait kondisi Simpang Boak memang sudah lama bergema di media sosial dan ruang publik. Tanpa adanya rambu maupun traffic light yang memadai, arus kendaraan dari berbagai arah sering bertemu rawan tabrakan, terutama saat jam sibuk.
Ketua DPRD Sumbawa,Nanang Nasrudin, S.AP., M.M.Inov, menegaskan bahwa Simpang Boak bukan persimpangan biasa. Lokasi ini merupakan jalur strategis dengan mobilitas kendaraan berat, angkutan umum, hingga kendaraan pribadi yang sangat tinggi.
“Simpang Boak sudah lama menjadi perhatian masyarakat. Ini jalur strategis dengan tingkat mobilitas yang tinggi. Pemerintah Provinsi melalui Dinas Perhubungan harus segera mengambil langkah konkret dengan memasang traffic light demi keselamatan pengguna jalan,” tegas Nanang kepada awak media, Sabtu (20/6/2026).
Menurutnya, kecelakaan yang berulang kali terjadi di kawasan tersebut tidak boleh lagi dianggap sebagai peristiwa biasa. Setiap korban yang berjatuhan seharusnya menjadi alarm keras bagi pemerintah untuk segera bertindak.
“Jangan menunggu ada korban baru kemudian baru bergerak. Keselamatan warga adalah prioritas utama. Dishub Provinsi harus hadir dan segera memasang fasilitas keselamatan di Simpang Boak,” ujarnya.
Warga berharap desakan DPRD ini segera ditindaklanjuti agar Simpang Boak tidak lagi menjadi titik hitam kecelakaan di Kabupaten Sumbawa.(Jhey/Well)


0Komentar