Saurim ketua Panitia MTQ Ke-30 Kecamatan Praya Barat Daya, saat sampaikan laporan di acara pembukaan, minggu (03/7/2023). FOTO IST/LALU M IRSYADI POSTKOTANTB.COM LOTENG


Lombok Tengah (postkotantb.com) - Kegiatan Lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-30 tingkat Kecamatan Praya Barat Daya resmi dibuka.

Pelaksanaan MTQ ke-XXX kali ini berpusat di lapangan umum Desa Batu Jangkih. Berlangsung sejak tanggal 02 sampai dengan 07 Juli 2023.

MTQ diawali dengan pawai ta'aruf yang diikuti oleh seluruh kafilah dari 12 Desa se-Kecamatan Praya Barat Daya yang dilepas oleh camat Praya Barat Daya H.M. Rumetan, SH, minggu (03/7/2023).



Selanjutnya pada malam harinya dilaksanakan pembukaan MTQ oleh Wakil bupati Lombok Tengah Dr HM Nursiah,S.Sos M.Si. dirangkai pembacaan SK Dewan Hakam oleh Ketua LPTQ Prabarda H.Idham Halid,S.IP.
Turut memeriahkan di sesi pembacaan ayat suci Al-Qur'an Qorik Internasional Dr. TGH. Sabarudin,M.Pd.

Ketua Panitia yakni Kepala Desa Batu Jangkih Saurim, S.Ip dalam laporannya menyampaikan, jumlah peserta yang mngikuti MTQ ini sebanyak 304 orang mengisi kompetisi di semua cabang yang dilombakan.

" Peserta berasal dari 12 Desa se-Kecamatan Prabarda, sebagai peserta terbanyak dari Desa Batu Jangkih selaku tuan rumah sebnyak 49 orang disusul Desa Kabul 43 orang dan Desa Ungga 33 orang peserta," jelas Saurim.

Saurim merasa sangat bersyukur dan berterimakasih karena telah dipercaya sebagai panitia dan menegaskan tidak salah memilih Desa Batu Jangkih tempat acara.

Sebab, sangat berkesesuaian dengan komitmennya dalam mencetak generasi Qur'ani yang tertuang pada visi misi yang dicanangkan di Kepemimpinan Saurim.

Diketahui, ia sangat intens mengembangkan bakat dan minat anak-anak yang tergolong banyak bersekolah di pondok pesantren baik dibidang Tahfizul Qur'an, Tilawatil Qur'an dan lainnya.

" Kami ingin nilai-nilai relijius benar-benar tertanam sejak dini agar kehidupan mereka dekat dengan Al-qur'an sehingga jauh dari pergaulan bebas dan bisa beradaptasi dengan kemajuan zaman," terangnya.


Diharapkan, momentum MTQ ini, semua pihak dapat kuatkan komitmen, sinergi dan kolaborasi untuk cetak generasi unggul dimasa depan. Agar terus bersemangat ukir prestasi terutama dalam bidang keagamaan melalui gelaran Mtq tingkat Desa yang berenjang ke tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi, lalu ke Nasional bahkan sebisa mungkin dapat tampil di tingkat Internasional. (Irs).