Bupati HL Pathul Bahri saat serah terima piagam penghargaan di ruang kerjanya, Senin (17/7/2023).


Lombok Tengah (postkotantb.com) - Tak disangka, sebuah kampung Keluarga Berkualitas (KB) bernama Generasi Berkarya di Desa Bilebante Kecamatan Pringgerate Kabupaten Lombok Tengah NTB, Keluar sebagai Juara 1 tingkat Nasional pada ajang bergengsi bertajuk Kompetisi Kreasi Menu Bergizi DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) tahun 2023.

Program itu diketahui terselenggara oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bekerjasama dengan PT Nestle Indonesia.

Piagam penghargaan dengan Nomor : 283/KK.02/HARGANAS30/F4/2023. diserahkan langsung pihak BKKBN Provinsi NTB yang diterima dengan suka cita oleh Bupati Lombok Tengah, HL.Pathul Bahri di ruang kerjanya, Senin (17/7/2023).

Bupati Pathul ungkap Kampung KB Generasi Berkarya Bilebante berhasil juara setelah mampu hasilkan kreasi olah menu.

Detailnya, menu berupa makanan pembuka berbahan jagung rumput laut. Menu utama burger tempe, menu penutupnya puding pepaya.

"Olahan menu ini jika diasup anak-anak stunting bisa memenuhi kriteria untuk tidak jadi stunting, menu tersebut sudah diuji coba kandungan gizinya," ucap LPB singkatan akrabnya.

Kemudian dalam menselaraskan gelar juara dengan tindak lanjut seperti apa kedepan. Bupati berencana akan kolaborasikan dengan Dinas Kesehatan melalui rekan-rekan bagian gizi di tiap Puskesmas adopsi buah karya asupan-asupan bergizi itu agar bisa atasi kondisi stunting di Lombok tengah supaya target 2024 turun sampai 14 persen tercapai sesuai standar Nasional.

Soal penanganan stunting, Pemkab sendiri secara rutin lakukan evaluasi setiap bulan hingga angkanya beranjak turun dari 17 persen. Bupati bersama steckholder terkait juga telah inisiasi program khusus yakni pembagian telur merata di 12 kecamatan. Akan dilauncing di Kecamatan Pujut dan BKU.

Kepala BKKBN Provinsi NTB, Dr.Drs.Lalu Makripuddin,M.Si menambahkan tujuan utama dari kontestasi untuk hadirkan wahana edukasi kepada ibu-ibu yang miliki anak stunting. Memastikan apa yang dikonsumsi anak adalah makanan enak dan sehat. Banyak makanan enak tapi belum tentu sehat.

Berdasar hal itu lah, dikembangkan kreatifitas olahan menu memanfaatkan kearifan lokal.

" Dengan bahan sederhana yang disenangi balita. Menu olahan Bilebante menjadi menu yang kami rekomendasikan," jelasnya.

Adapun bentuk intervensi dan dukungan BKKBN, sebanyak 21 kampung KB di Lombok tengah disalurkan anggaran memasak setiap bulan. (Irs).