Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram melakukan penanaman 1000 bibit Mangrove di pulau Bajo, Desa Kwangko, Kabupaten Dompu dalam momentum Hari Mangrove Seluruh Dunia. Rabu (26/7/2023).


Dompu (postkotantb.com) Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram melakukan penanaman 1000 bibit Mangrove di pulau Bajo, Desa Kwangko, Kabupaten Dompu dalam momentum Hari Mangrove Seluruh Dunia. Tim KKN-PMD Unram dalam menyukseskan kegiatan ini bekerjasama dan melibatkan sekitar 100 orang yang terdiri dari Dinas Kelautan dan Perikanan Dompu, Wildlife Conservation Society (WCS), Pemerintah dan BPD Desa Kwangko, SMKN 2 Manggelewa, Pokmaswas Pulau Bajo, Kelompok Pembudidaya Udang dan Rumput Laut, serta masyarakat setempat.

Kegiatan penanaman Mangrove tersebut dilakukan pada Rabu, 26 Juli 2023 dan bertepatan dengan peringatan "World Mangrove Day" atau Hari Mangrove Sedunia. "Melalui kegiatan penanaman mangrove ini bertepatan dengan Hari Mangrove Sedunia 2023, kita tunjukan bersama bahwa kita serius dan peduli terhadap lingkungan serta berkomitmen untuk menjaga alam demi terwujudnya Lingkungan Lestari," ungkap Muhammad Sopian Hadi Ketua KKN-PMD Unram Desa Kwangko kepada media ini.

Hutan mangrove mempunyai banyak manfaat baik untuk lingkungan, flora dan fauna yang hidup di sana, hingga masyarakat sekitarnya. 5 Manfaat Mangrove bagi Lingkungan dan Kehidupan yaitu 1) Menyerap Emisi Karbon Dioksida. Manfaat hutan mangrove mampu menyerap 110 kg karbon dan sepertiganya dilepaskan dalam bentuk endapan organik di lumpur. 2) Pelindung Kawasan Pesisir. Hutan mangrove mampu menahan dan memperlambat arus dan ombak yang datang. Ini akan mengurangi risiko erosi dan dampak lainnya dari ombak yang datang. 3) Habitat Hewan Kecil.

Mangrove atau hutan bakau merupakan habitat bagi banyak jenis ikan, udang, dan moluska. Tempat ini juga menyediakan tempat untuk bertelur, pembesaran, dan tempat mencari makan berbagai hewan laut yang kecil. 4) Melindungi Laut dari Lumpur dan Air.  Lumpur bisa berbahaya bagi kehidupan ekosistem laut. Namun, dengan adanya tumbuhan mangrove, ekosistem laut akan terlindungi sehingga tidak tercampur lumpur.

Ini disebabkan karena tumbuhan mangrove memiliki kemampuan untuk mengendapkan lumpur. 5) Tempat Wisata dan Edukasi. Manfaat hutan mangrove selanjutnya adalah bisa dimanfaatkan sebagai obyek wisata. Panorama alam yang ditawarkan, mampu memikat hati banyak orang untuk datang berkunjung.

Sementara itu, mengutip pernyataan dari Zainuddin S.Sos dari Dinas Kelautan dan Perikanan Dompu, Ekosistem mangrove memiliki fungsi yang sangat penting bagi lingkungan hidup dan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Mangrove menyediakan bahan baku yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, seperti hasil hutan bukan kayu, sumber pangan, hasil ikan dan sebagainya,”.

Kegiatan penanaman 1000 bibit Mangrove yang diinisiasi oleh Mahasiswa KKN-PMD UNRAM 2023 mendapatkan antensi dan apresi yang begitu luarbiasa dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten (DKP) Dompu. Hal dikarenakan penanaman magrove menjadi bagian dari program DKP guna mewujudkan laut yang lestari.

Pemerintah Desa Kwangko merespon positif dan mengapresiasi kegiatan penanaman mangrove yang di lakukan. "Pemerintah Kwangko merespon kegiatan ini dengan antusias dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya serta mudah-mudahan kegiatan ini bisa menekan kerusakan bibir pantai dan bisa mempertahankan kelestarian pantai" ungkap Syafrizal Sekretaris Desa Kwangko. (Red).