Breaking News

Bupati Lombok Utara Hadiri Gebyar Pajak PBB P2 Tahun 2023

 


Bupati Lotara H Djohan Sjamsu saat menyerahkan hadiah kepada salah satu wajib pajak saat acara Gebyar pajak PBB P2 berlangsung di halaman Kantor Bapenda KLU. Kamis (10/8/2023). FOTO IST/JAHARUDDIN.S.Sos (@ng)


Lombok Utara (postkotantb.com) - Sebagai salah satu bentuk apresiasi kepada masyarakat yang taat pajak, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan apreasi kepada masyarakat, yang telah memenuhi kewajibannya membayar Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) melalui pengundian hadiah.


Gebyar PBB P2 merupakan agenda rutin Pemda KLU dengan menyiapkan berbagai hadiah atau Doorprise  menarik yang disiapkan seperti, Sepeda, Kulkas, Kompor Gas, rice cooker, serta banyak hadiah menarik lainnya.

Gebyar pajak PBB P2 ini dilaksanakan bertempat di halaman Kantor Bapenda KLU selama empat hari, dimana pada hari puncak acara dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH, Kapolres Lotara AKBP Didik Putra Kuncoro, SIK., M.SI , Para Assisten Setda KLU , Kepala Bapenda Drs. Aenal Yakin,  Kapala Bappeda Gatot Sugiharto ST, Kepala  Dikbudpora Adnan, M.Pd, Branch Manager Bank NTB Syari’ah Cabang Tanjung H.Umarta SH, serta undangan lainnya.

Bupati Djohan menyampaikan, bahwa  penarikan pajak bumi bangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, telah berdasar pada peraturan yang telah ditentukan pemerintah pusat dan diselenggarakan di setiap daerah di seluruh Indonesia. Terangnya

Dimana realisasi pajak PBB P2 di KLU sendiri, telah mencapai  67 persen pada awal Agustus tahun 2023, capaian tersebut patut diapresiasi dikarenakan pendapatan di sektor pajak sempat mengalami penurunan di tahun tahun sebelumnya.

“Sebagai Kepala daerah, saya menyampaikan ucapan terima kasih pada seluruh wajib pajak yang telah menyelesaikan kewajibannya, karena pembangunan negara dan daerah sangat bergantung dari pendapatan daerah melalui pajak,” tegasnya.

Lebih lanjut kata Bupati Djohan, kesadaran masyarakat Lombok Utara sudah mulai meningkat, dilihat dari pencapaian pendapatan daerah melalui pajak daerah hingga pertengahan tahun 2023.

Tantangan paling besar pemerintah daerah yakni bagaimana daerah kita Lombok Utara keluar dari beberapa permasalahan seperti angka kemiskinan, stunting yang masih tinggi dan serta masih dikatagorikan sebagai daerah tertinggal satu-satunya di Provinsi NTB.

"Bagi masyarakat yang belum menyelesaikan kewajibannya membayar pajak, untuk untuk segera sebelum batas waktu yang telah ditentukan, pajak sangat penting untuk peningkatan PAD dan terus berjalannya pembangunan didaerah," harapnya.

Sebelumnta Kepala Bapenda KLU Drs. Aenal Yakin menuturkan, kegiatan Gebyar pajak PBB P2 dilaksanakan dari hari Senin 7 Agustus hingga Rabu 10 Agustus 2023. Adapun capaian pajak yang diperoleh yakni  67,77 persen dari jumlah target yang telah ditentukan yaitu sebanyak 6,999 Milyar.

Tingginya minat masyarakat membayar pajak salah satu melalui kegiatan gebyar, sehingga kedepannya Bapenda memiliki rencana, yakni gebyar dilaksanakan setiap kecamatan, guna menambah animo masyarakat yang datang ketika perarikan pajak dilakukan dengan cara-cara seperti yang dilakukan sekarang. Urainya.

“Dengan rencana tersbeut, kami berharap adanya dukungan dari semua pihak, sehingga pendapatan sektor pajak terus meningkat kedepannya," harapnya.


Lebih lanjut kata Mantan Kadis Pariwisata ini, pajak bumi dan bangunan merupakan salah satu dari 11 potensi pajak yang diberikan kewenangan pemerintah pusat pada daerah, selain itu pajak di sektor pariwisata di Lombok Utara berhalan normal kembali tanpa adanya kendala, membuat semua wajib pajak semakin hari semakin tinggi, sehingga mampu mengembangkan Lombok Utara menjadi daerah yang maju kedepannya.

"Animo masyarakat membayar pajak terus meningkat dengan presentase jumlah pendapatan terus mengalami kenaikan," tuturnya. (@ng)

0 Komentar

Posting Komentar
DISCLAIMER: POST KOTA NTB menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close