Breaking News

Disdag NTB Jamin UMKM Bebas Antrean

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) NTB, Baiq Nelly Yuniarti, saat menemani Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah bersama Istri yang sekaligus sebagai Ketua TP-PKK, Hj Niken Saptarini Widyawati, berbelanja produk UMKM NTB di acara Grand Opening Gedung Baru NTB Mall, Jumat (15/09).

Mataram (postkotantb.com)- Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) NTB, Baiq Nelly Yuniarti menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih terhadap Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah.

Karena saat ini, NTB Mall difasilitasi gedung baru di Komplek Masjid Hubul Wathan Islamic Center (IC) yang cukup luas dan mampu menampung berbagai macam produk UMKM di NTB.

Hal ini disampaikan Kepala Disdag NTB, saat Grand Opening NTB Mall, Jumat (15/09). Hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah bersama sang istri yang sekaligus sebagai Ketua TP-PKK, Hj Niken Saptarini Widyawati, sejumlah OPD  lingkup Provinsi NTB dan jajaran Forkopimda.

"Alhamdulillah pada sore hari ini kami sudah diberikan alokasi gedung di komplek IC yang layak dan bagus. Terima kasih pak Gubernur," ucap Nelly.

Menurutnya, keberadaan gedung baru NTB Mall ini, para pelaku UMKM tidak lagi antri berbulan-bulan. Sebab dulunya, selain faktor keterbatasan tempat, para pelaku UMKM harus mengantri untuk tampil.

"Tempat yang sekarang daya tampungnya akan lebih besar. Jadi tidak perlu lagi mengantri," jamin Kepala Disdag NTB ini.

Di sisi lain, ia mengungkapkan bahwa ketika memandang gedung baru tersebut, seakan menapak tilas sejarah keberadaan NTB Mall. Di mana kala itu diawali dengan Peristiwa Gempa Lombok 2018 silam lalu disusul Pandemi Covid 19 yang membatasi aktifitas jualan pelaku UMKM.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) NTB, Baiq Nelly Yuniarti, bersama Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah dan Ketua TP-PKK, Hj Niken Saptarini.

"Kemudian kita membuat aplikasi NTB Mall, namun setelah Covid 19 ternyata yang lebih diminati itu penjualan produk secara offline. Belum lagi industrialisasi yang didalangi Dinas Perindustrian sangat luar biasa dan pantas untuk dipromosikan ke luar daerah," ulasnya.

"Sesuai nama yang diberikan bunda Niken, yaitu NTB Mall, waktu itu saya bertanya, karena ruangnya outlet kok namanya NTB Mall. namun beliau Bu nike bilang nama itu doa. Dan Alhamdulillah pak gubernur," jelasnya.

Sejak awal tambah Nelly, Pemprov NTB memang sudah dipersiapkan bahwa para pelaku UMKM, secara estetika akan memiliki ruang dan representatif, sehingga menjadi produk-produk yang mampu bersaing dan harga produk yang kompetitif ke depannya.

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah mengatakan, kehadiran NTB Mall sebagai wadah bagi para UMKM untuk dapat memasarkan produk UMKM ke berbagai dunia.

Usai Grand Opening, Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaluddin Maladi ikut berbelanja sambil mempromosikan produk UMKM NTB.

"NTB Mall akan menampung semua produk UMKM. Sehingga UMKM tidak perlu memikirkan pemasarannya lagi, semoga suatu saat nanti seluruh gedung ini bisa mengakomodir semua produk UMKM NTB, saya harap nanti ya NTB Mall akan menjadi Mall sungguhan," harap Bang Zul, sapaannya.

Pemerintah Provinsi NTB kata Bang Zul, akan terus mendorong para UMKM untuk dapat memasarkan produk- produk unggulan UMKM, tidak hanya di Indonesia, Malaysia, tetapi hingga ke negara - negara lainnya.

"Saya yakin dengan semakin bersemangat nya para UMKM dengan berbagai event olahraga yang hadir di NTB seperti MotoGP, WSBK, MXGP kita akan memiliki outlet diberbagai belahan dunia," tutur Bang Zul.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Jamaluddin Malady menyampaikan apresiasi atas keberadaan Gedung Baru NTB Mall di kompleks Islamic Center (IC). Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk ikut mempromosikan NTB Mall. Baik di setiap perhotelan maupun perusahaab Tour and Travel.

"Bagi perusahaan perjalanan wisata, untuk bisa membawa tamunya untuk datang ke NTB Mall. Di sini banyak sekali kuliner yang  enak-enak," ajak Jamaluddin.(RIN)
 

0 Komentar

Posting Komentar
DISCLAIMER: POST KOTA NTB menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close