Breaking News

UPT BLUD Puskesmas Kayangan, Launching Gerakan "Jamu Kuat"

 


Bupati Djohan Launching Gerakan Jamu Kuat Jum'at (2/9/2023) Foto Ist/Jaharuddin.S.Sos postkotantb.com


Lombok Utara (postkotantb.com) - Wilayah kerja UPT BLUD Puskesmas Kayangan terdiri dari 5 desa Kayangan, Dangiang, Selengen, Gumantar dan desa Salut.
Kepala UPT BLUD Puskesmas Kayangan, Sabri, SKM membuat trobosan /Inovasi yang diberi nama Gerakan Pembuatan "Jamu Kuat" (Jamban Murah Keluarga Sehat).


Melalui pemberdayaan Masyarakat dalam mempercepat Desa ODF dan STBM 5 Pilar. Inovasi ini di buat pada bulan November Tahun 2019 dan sudah melewati tahapan-tahapan yang mengacu pada pedoman akreditasi Puskesmas.

Sabri mengatakan, ada 9 terobosan/inovasi yang sedang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan dan pencegahan terhadap penurunan kualitas lingkungan melalui upaya promotif, prefentif, penyelidikan, pemantauan terhadap tempat umum, lingkungan pemukiman, lingkungan kerja, angkutan umum, dan lingkungan lainnya terhadap substansi yaitu air, udara,tanah,limbah padat, cair , gas, kebisingan, pencahayaan, habitat vektor penyakit, radiasi, kecelakaan, makanan, minuman dan bahan berbahaya lainnya.


Hari ini Jum'at (29/9/2023), Sabri launching "Jamu Kuat" (Jamban Murah Keluarga Sehat) termasuk STBM, pendekatan untuk mengubah prilaku higienis dan saniter melalui pemberdayan masyarakat dengan cara Pemicuan, sedangkan Pilar STBM adalah prilaku higienis dan saniter yang digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, sebagaimana Surat Edaran (SE)Nomor 47 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Program STBM dalam rangka Percepatan Akses Universal Sanitasi Tahun 2019, KLU ODF Tahun 2018 dan STBM 2021.

Selanjutnya, melalui kesempatan ini juga, Sabri mengingatkan penyampaian Bupati, H Djohan Syamsu saat baru bejabat bupati ombok Utara, ada rencana dibangunnya RSUD tipe D di Kecamatan Kayangan, dalam rangka mempermudah jangkauan masyarakat untuk pelayanan kesehatan. ungkapnya

Lahan seluas kurang lebih satu (1) hektar sudah tersedia dan bersertifikat di sampain Kayangan ada diantara Gangga dan Bayan, tentu kalau ada RSUD tipe D maka akan lebih mudah di jangkau masyarakat, ucap Sabri di depan Bupati dan segenap undangan.

Bisa dibayangkan lanjutnya, kalau ada pasien yang sakit dari Puskesmas Bayan, Kayangan dan Gangga harus di bawa ke RSUD Tanjung tanpa rujukan karena kita belum memiliki RSUD tipe D. tuturnya.

Khusus wilayah kerja UPT BLUD Puskesmas Kayangan terdiri dari 5 Desa yakni Desa Kayangan, Dangiang, Selengen, Gumantar dan Salut, belum termasuk Puskesmas Bayan dan Gangga Sebelum adanya Inovasi ini hanya. Desa Kayangan yang sudah menjadi Desa ODF sedangkan yang lain masih di bawah 80 persen. akunya.


Menyikapi penyampaian Kepala UPT BLUD Puskesmas Kayangan, Bupati Lombok Utara Djohan Syamsu mengatakan, " Silahkan berinovasi dan berkreasi, untuk kemaslahatan masyarakat kita". Terkait keinginan untuk dibangunkan RSUD tipe D, tentu disesuaikan dengan peruntukan dan kemampuan daerah, kata Bupati.

Selanjutnya acara Launching Inovasi "Gerakan Pembuatan "Jamu Kuat" (Jamban Murah Keluarga Sehat) ditandai dengan pengguntingan pita yang dirangkaian dengan penanaman pohon kurma bersama segenap undangan termasuk Camat Kayangan, Kapolsek, Kepala Desa dan semua staf Puskesmas Kayangan. (@ng)

0 Komentar

Posting Komentar
DISCLAIMER: POST KOTA NTB menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close