![]() |
Kepala MAN 2 Mataram, H. Lalu Syauki, bersama jajaran dan siswa serta siswinya, berfoto bersama Syekh Anas Jaber, usai kegiatan Zikir dan Doa bersama di Halaman MAN 2 Mataram, Jumat (24/11). |
Mataram (postkotantb.com) - Dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh pada Tanggal 25 November 2023, MAN 2 Mataram menggelar Zikir dan Doa Bersama, serta mendatangkan Pendakwah sekaligus Penghafal Al Qur'an (Hafiz), Syekh Anas Jaber.
Kendati kali pertama menapakan kaki di MAN 2 Mataram, Kedatangan adik ketiga dari Syekh Ali Jaber, Jumat (24/11) ini, telah memberikan warna yang berbeda. Terlebih lagi dengan misinya 'Mencetak 1 Juta Penghafal Al Qur'an'.
Kedatangan Syekh Anas Jaber di salah madrasah Favorit NTB ini pun banjir antusiasme. Ini terbukti dari banyaknya permintaan foto bersama ulama tersebut, dari guru maupun para pelajar MAN 2 Mataram, usai kajian dakwah dari ulama muda itu.
Syekh Anas Jaber sebaliknya merasa senang dan bangga dengan antusiame tersebut. Ia berharap, para pelajar di MAN 2 Mataram dapat menjadi bagian dari misinya mencetak hafiz Al Qur'an.
"Alhamdulillah, saya sangat bangga karena mereka sangat antusias untuk dekat dan memuliakan Al-Quran. Semoga tercapai bisa mencetak satu juta penghafal Al-Quran," harap Syekh Anas Jaber.
Kepala MAN 2 Mataram, H. Lalu Syauki, menyambut baik misi ulama tersebut. Ia menyebut bahwa saat ini, madrasahnya memiliki 1.437 siswa. Tak hanya itu, pihaknya juga telah memiliki dua kelas penghafal Al Quran (Tahfidz) yang diisi oleh 36 siswa, terdiri dari kelas X dan XI.
"Syukurnya ada yang sudah menghafal 30 juz, saya rasa dengan kedatangan Syekh Anas Jaber ini bisa memotivasi para siswa untuk menghafal Al-Quran. Jadi lewat MAN 2 Mataram ini, kita bisa mencetak para penghafal-penghafal Al-Quran," bebernya dengan optimis.
Lebih jauh dijelaskan Syauki, Indikator untuk masuk ke kelas tahfiz adalah siswa harus menghafal Al-Quran, dengan standar minimal lima juz. Demi mempermudah pelaksanaan pengelolaannya, MAN 2 Mataram sengaja membentuk dua kelas Tahfiz.
"Beban belajar pelajaran biasa dikurangi dan tiap tiga kali dalam seminggu itu harus setor hafalan dan terakhir, untuk melihat kemajuan menghafal, nanti ada uji publik, jika berhasil, akan ada reward," bebernya.
Selain mendatangkan ulama, MAN 2 Mataram juga menggelar aneka perlombaan untuk memeriahkan HGN tahun ini. Diantaranya lomba guru sehat dengan menggandeng Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram, lomba membuat nasi goreng, lomba senam Maumere, pentas seni guru dan nonton bareng di bioskop, sebagai puncak acara.
"Saya berharap, apa yang kita lakukan hari ini, bisa menjadi inspirasi buat lembaga pendidikan yang lain," tutupnya.(RIN)


0Komentar