Irwan Yuliono.S.Ap, Kepala Desa Air Suning kecamatan Seteluk Sumbawa Barat. Foto Ist/postkotantb.com/Amry
Sumbawa Barat (postkotantb.com) - Pemerintah Desa Air Suning, Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat, Jelang Musim tanam pertama pada bulan desember 2023, Sebanyak 10 Ton bibit padi unggul akan diberikan secara gratis bantuan benih padi Kepada Masyarakat, bantuan ini diberikan sebagai wujud dan Program Ketahanan Pangan kepada masyarakat Desa Air Suning.
Bantuan benih Padi ini merupakan tindak lanjut dari program Ketahanan Pangan Tahun sebelumnya. Sejumlah 1.000 Kampit benih Padi disalurkan langsung oleh Kepala Desa Kepada Masyarakat Petani Pemilik lahan sawah, bertempat di Balai Desa Air Suning pada Jum’at ( 24/11/2023 )
Irwan Yuliono.S.Ap, Kepala desa Air Suning menjelaskan, “program bantuan Benih ini merupakan bagian dari program dan sebagai dukungan ketahanan pangan serta sebagai penunjang kegiatan ekonomi warga masyarakat desa Air Suning Kecamatan Seteluk, Kepala Desa berharap dengan adanya bantuan benih padi ini dapat mendongkrak perekonomian masyarakat di Desa Air Suning".terang Kades
Irwan Yuliono Kepala Desa yang Peduli rakyat ini, juga menyampaikan bahwa, program ini dilaksanakan selain mewujudkan Desa Air Suning yang hijau, juga dihajatkan untuk membantu petani. “Paling tidak dengan pembagian bibit gratis ini, para petani merasa terbantu dan operasional cost-nya menjadi lebih ringan”. Urai Irwan
Irwan juga berharap adanya kolaborasi yang baik antara petani, pemerintah desa, Dinas terkait dan penyuluh pertanian lapangan (PPL). ” Saya mengharapkan kolaborasi kita semua, petani, pemerintah desa, dinas pertanian, PPL dan semua pemangku kepentingan, untuk mewujudkan cita-cita besar kita, yaitu mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani” cetus Irwan
Selain itu, Irwan juga berharap Pemerintah Pusat memperhatikan persoalan-persoalan serius yang dihadapi petani seperti masalah pupuk yang langka, obat-obatan yang tidak terjangkau. Menurut Irwan, anggaran untuk sektor pertanian harus ditingkatkan, mengingat sektor pertanian lah yang paling banyak menyerap tenaga kerja dibandingkan sektor-sektor yang lain. ” Petani kita jangan dianaktirikan, pemerintah pusat harus lebih serius lagi menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi petani kita, jangan sampai janji janji mau mewujudkan swasembada pangan tapi pupuk saja masih langka dan obat-obatan untuk petani masih mahal”.kritik Irwan
Selanjutnya di akhir kegiatan dilaksanakan penandatanganan berita acara serah terima oleh Wakil masyarakat dan Kepala Desa. (Amry)


0Komentar