Ratusan massa yang tergabung dalam Aktivis Lombok Barat, saat menggelar aksi di depan kantor Bupati Lobar. Rabu (20/12/2023).
Lombok Barat (postkotantb.com) - Ratusan massa Gabungan Aktivis Lombok Barat menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor Bupati Lombok Barat, menuntut Pemerintah Daerah (Pemda) mencopot Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atas dugaan nepotisme,disuga ada titipan anak pejabat dalam seleksi penerimaan ASN PPPK Honor Daerah 2023.
Kepala BKD Lobar Jamaluddin saat jumpa pers di ruang rapat kantor setempat Rabu sore (20/12/2023).
Dalam tuntutannya, Kordum Aksi Asmuni.AM.a ,meminta transparansi dalam seleksi penerimaan PPPK Honor Daerah 2023 dan sekaligus melakukan diskualifikasi kepada beberapa anak pejabat yang diduga di titip dalam seleksi P3K yang lulus.
Asmuni A.Ma, menyampaikan alasan di balik tuntutan tersebut. "Kami meminta Kepala BKD mundur dari jabatan, karena diduga terlibat dalam meloloskan titipan dari oknum pejabat (bupati Lobar) dalam seleksi PPPK alias nepotisme. Kami meminta keadilan yang seadil adilnya dari Pemda Lombok Barat," ujarnya pada Rabu, (20/12/2023).
Asmuni sapaan akrabnya juga menyoroti ada dasar yang kuat untuk daerah memperjuangkan nasib honor yang sampai 14 tahun mengabdi, karena semua sudah diatur di dalam keputusan menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 648 tahun 2023, tentang mekanisme seleksi pegawai pemerintah daerah dengan perjanjian kerja untuk jabatan pungsional yang mana termuat pada poin 15 dan 16 surat putusan Kementrian PAN RB,yang mana THK _II, menjadi prioritas dan selanjutnya mereka yang sudah lama mengababdi, namun sayang BKD Lobar tak transparan dalam memperjuangkan nasib mereka.
Ia juga menegaskan, bahwa diduga saat ini Kepala BKD telah terlibat dalam banyak penyimpangan, dan indikasi nepotisme telah terlihat di Pemda Lobar, bagaimana tidak ketika kepala BKD mengumumkan di sejumlah media terkait pormasi yang ada di kantor damkar " bahwa ada 65 pormasi yang ada di Damkar , terdapat 52 orang peserta dari Dinas Damkar khususnya, dan 19 orang dari 52 orang yang tak lulus di Damkar " .
Namun kenapa kemudian kepala BKD harus menutupi 1 formasi yang ada di Damkar itu, karena yang sebenarnya jumlah Formasi yg ada di Damkar 66 formasi bukan 65, apakah karena oknum yang diluluskan adalah anak pejabat, sehingga di khususkan satu formasi yang disembunyikan. Tuding Asmuni dengan nada kecewa.
"Aksi demo ini mencatat kekecewaan para pendemo terhadap sikap Pemda Lobar yang tidak menjumpai mereka. Kejadian menegangkan juga terjadi saat Satpol PP di pintu gerbang depan kantor Bupati Lombok Barat, terlibat aksi adu jotos menolak dan mendorong massa demonstran.
Sementara di tempat terpisah, kepala BKD Lombok Barat Jamaluddin saat dikomfirmasi oleh sejumlah awak media di ruang rapat kantor setempat menjelaskan, terkait mekanisme perekrutan sudah dilakukan sesuai aturan dan sangat transfaran, dan sudah sesuai dengan kepmen Menpan rb ri nomor 648 tahun 2023, terkait TAK II menjadi prioritas dalam perekrutan tahun ini, terkait ada aduan melalului akun medsos langsung kami tampung, yang disoal adalah Damkar dan dianggap SK nya tdk Valid, karena proses penerimaan adalah sesuai surat keterangan kepala OPD yang wajib diunggah dalam persyaratan tersebut.
Ditegaskannya, terkait ada tiga orang yang diindikasi SK nya tidak valid, ada juga yang menjadi semacam atensi rekan rekan aktivis, ada salah satu anaknya bupati yang lulus di Damkar Lobar, dapat dijelaskan bahwa awalnta 65 formasi Damkar sebagai tenaga teknis, sebenarnya yang diusulkan dari Damkar pendidikan SMA sederajat dan 3 orang sarjana menjadi 68 orang, yang jelas semua bay sistem dalam prosesnya, ada 3 orang tenaga perencana dan yang menentukan adalah pusat dan tidak ada keterlibatan BKD Lobar.
Bahwa komposisi untuk formasi di Damkar adalah 68 dengan rincian:
65 formasi untuk Pemula Pemadam Kebakaran (yang bisa dilamar dengan kualifikasi SMA/Sederajat dan dipersyaratkan Syarat Tambahan Setifikat Pelatihan Pemadam Kebakaran);
1 formasi utk Perencana;
1 Formasi utk Arsiparis dan
1 formasi utk Pranata Komputer.
Pungkasnya. (Babe)
Editor : Aminuddin






0Komentar