Breaking News

Medical Tourism Segera Hadir di Lombok Barat, Padukan Antara Kesehatan dan Pariwisata

 

Medical Tourism Segera Hadir di Lombok Barat, Padukan Antara Kesehatan dan Pariwisata
Wadir Pelayanan RDUD Lombok Barat, dr H Kaspan Sp.OG. Foto Istimewa/postkotantb.com
Lombok Barat (postkotantb.com) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSU) Patut Patuh Patju (Tripat) segera meluncurkan program Medical Tourism atau Wisata Medis.

Medical Tourism ini merupakan program baru yang dikembangkan di NTB, khususnya di Kabupaten Lombok Barat sebagai daerah penyanggah KEK Mandalika.

"Kami akan berupaya Medical Tourism di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tripat menjadi yang terbaik di NTB, bahkan Indonesia," ujar Wadir Pelayanan RDUD Lombok Barat, dr H Kaspan Sp.OG kepada GJI NTB di ruang kerjanya, Selasa (23/04/2024).

dr Kaspan juga berharap, ke depannya RSUD Tripat dapat terus meningkatkan kreasi-kreasi baru, seiring dengan program baru yang dikembangkan ini. Sebab program ini memadukan antara dunia kesehatan dan pariwisata.

"Ruangan khusus kita sudah punya, insya Allah mulai dibuka bulan depan. Saya yakin kita semua dapat melayani semua pasien (wisatawan) dengan sangat baik dan ramah," tuturnya.

dr Kaspan menjabarkan, bahwa pelayanan pada Medical Tourism di RSUD Tripat bakal menjadi barometer pelayanan sebuah rumah sakit, khususnya bagi wisatawan. Sebab setiap tahun, ratusan bahkan ribuan wisatawan mancanegara masuk ke NTB melalui Kabupaten Lombok Barat. Salah satunya melalui Pelabuhan Gili Mas yang membawa puluhan ribu wisatawan setiap tahunnya.

"Jadi nanti sebelum sandar di Gili Mas, tim dari kapal pesiar akan berkoordinasi dengan kita. Jadi ketika ada wisatawan yang membutuhkan pertolongan medis, kami akan langsung jemput ke pelabuhan. Termasuk bila mendesak, tim kami bisa melakukan pertolongan langsung ke tengah laut, karena tim kami sudah terlatih," Tandasnya. (Babe)

0 Komentar

Posting Komentar
DISCLAIMER: POST KOTA NTB menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close