Breaking News

Ahmad Jundi Terpilih Menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI

 


Mataram (postkotantb.com) - Muktamar KAMMI ke-XIII telah resmi selesai diselenggarakan pada Minggu, (27/05/2024).  Ahmad Jundi resmi Terpilih menjadi ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI periode 2024-2026.

NTB sebagai tuan rumah telah sukses menyelenggarakan  Muktamar ke XIII dengan baik dan paripurna.

Dalam sambutannya, Jundi mengapresiasi NTB sebagai tuan rumah yang berhasil.

"KAMMI NTB telah membuktikan tanggung jawabnya dengan keberhasilan membuat muktamar berjalan lancar dan aman", ucap Jundi.

Jundi yang mengusung visi KAMMI pelopor gerakan kebaikan di dunia mampu menarik  minat banyak ketua Pengurus Daerah dan Pengurus Wilayah se-Indonesia, sehingga mendapat suara terbanyak pada pemilihan terbuka di forum musyarawah.

"Terimakasih atas kepercayaan ketua Pengurus Daerah dan Pengurus Wilayah KAMMI Se-Indonesia yang telah mempercayakan saya untuk memimpin KAMMI selama periode ini", imbuh Jundi.

Ke depannya, Jundi berharap agar kader-kader KAMMI se-Indonesia bersama-sama merawat dan menjaga KAMMI, agar visi besar KAMMI bisa terwujud.

Herianto selaku Pengurus Wilayah KAMMI NTB yang berada di Arena MUKTAMAR membenarkan terpilihnya Jundi diantara calon ketua yang lain

Ia menegaskan Jundi terpilih setelah mendapatkan suara 133, menyusul calon lain atas nama M. Bachroedin 19, Abdul Rais 2, Rizki Agus 1, dan suara tidak sah 3, jadi total suara keseluruhannya 158.

"Benar Jundi yang terpilih, berdasarkan hasil voting suara Jundi melesat jauh dari calon lain"

Herianto juga menegaskan keterpilihan Jundi sekaligus mengakhiri serangkaian Muktamar KAMMI di NTB.

"Terpilihnya Jundi sekaligus sebagai rangkaian terakhir sidang, dan saya kira Jundi yang sebelumnya adalah Ketua PW KAMMI Jawa Barat mampu mengkonsolidasikan KAMMI lebih baik lagi" tutupnya (Red)

0 Komentar

Posting Komentar
DISCLAIMER: POST KOTA NTB menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close