Breaking News

Asrul Sani Siap Mundur Dari PNS dan Mantapkan Diri Maju pada Pilgub NTB

 


Lombok Timur (postkotantb.com) - Tekad untuk maju sebagai Bakal Calon (Balon) Wakil Gubernur NTB mendampingi TGH. Suhaili, FT, drg. Asrul Sani siap mundur dari Pegawai Negeri Sipil.

Asrul Sani yang juga anak mantan Bupati Lombok Timur dua periode, Ali Bin Dahlan itu justru mengaku sudah mendapatkan restu dari sang ayah untuk ikut dalam kontestasi Pilkada NTB 2024.

Saat ini, TGH Suhaili, FT dan Asrul Sani telah mendaftarkan diri untuk mendapat rekomendasi dari 3 partai diantaranya, PPP, PKB dan Nasdem.

Menurut Asrul Sani, restu yang didapatkan dari sang ayah, Ali, BD tersebut lantaran pasangan pendampingnya Suhaili, FT diyakini serius untuk pasangan dalam Pilkada NTB.

"Saya sudah dapat restu dari bapak (Ali BD, Red). Keikutsertaan saya dalam Pilkada NTB bukan sebagai penggembira tapi sebagai bentuk keseriusan kami berdua," ujar Asrul Sani kepada wartawan, baru-baru ini.

Keseriusan itu lanjut dia, terlihat pula pada pendaftaran yang dilakukannya bersama Suhaili di 3 Parpol yakni PPP, PKB, dan NasDem.

Berpasangan dengan TGH Suhaili sebagai bentuk ikhtiar untuk mencari dukungan, utamanya pada sejumlah Parpol untuk memenuhi syarat keterisian 13 kursi maju Pilkada di NTB.

Ia juga mengakui, penjajakan politik saat ini bahkan bukan hanya calon dan partai politik saja, namun juga antara parpol dan parpol yang lain.

"Karena tidak ada satu pun partai yang memiliki jumlah kursi 13, artinya semua partai mencari dukungan dari partai lain untuk berkoalisi," katanya.

Lebih jauh Asrul juga menegaskan, keseriusannya maju pada Pilkada 2024 ini akan dibuktikan dengan pengunduran dirinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Saya sudah menyatakan diri serius untuk ikut berkontestasi. Dan siap mundur dari PNS," beber Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Timur itu. (Red)

0 Komentar

Posting Komentar
DISCLAIMER: POST KOTA NTB menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close