Breaking News

Tim Puma Polres Sumbawa Barat Ringkus Terduga Pelaku Pencurian Hand Phone

 


Sumbawa Barat (postkotantb.com)- Satuan Reserse Polres Sumbawa Barat melalui Tim PUMA bereaksi cepat berhasil menangkap seorang terduga pelaku pencurian Hand Phone, Senin 27 Mei 2024 lalu.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Haeahap, S.I.K melalui Kasi Humas Iptu Zainal Abidin menerangkan, Kejadian berawal dari laporan Muhamnad Mauludin seorang karyawan swasta yang bertempat tinggal di Mess PT. FRU di Gang Jeruk Ds. Bukit Damai Kec. Maluk Kab. Sumbawa Barat melaporkan, bahwa pada Jumat 10 Mei 2024 sekitar pukul 23.00 wita korban tertidur di kamar Mees PT. FRU, oleh karena merasa kelelahan sehingga korban lupa tidak mengunci pintu kamarnya, sekitar pukul 06.00 wita korban dibangunkan oleh rekannya,  pada saat korban bangun dari tidur terus melihat hand phone miliknya merk Oppo A96 sudah tidak ada, sehingga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Maluk.

Atas laporan tersebut Polsek Maluk dibaeck up oleh Tim Puma Sat Reskrim Polres Sumbawa Barat melakukan penyelidikan dan akhirnya diperoleh bukti bahwa yang mengambil Hand phone milik korban adalah lelaki (EP) umur (40), merupakan warga pendatang yang berdomisili ngekost  di Maluk selanjutnya Tim Ppuma Sat Reskrim Polres Sumbawa Barat yang dipimpin Ka Tim Bripka I. Nengah Sumiarta melakukan Penangkapan terduga pelaku di depan Alfamart Desa Labuhan Lalar pada Senin, 27 Mei 2024.


Setelah dilakukan pengembangan ternyata terduga pelaku beberapa kali melakukan pencurian hand phone sehingga dari tangan terduga pelaku telah disita Barang Bukti berupa :
- 1 (Satu) unit handphone Oppo A96
- 1 (Satu) Unit Handphone Redmi
- 1 (satu) Unit Handphone Vivo
- 1 (satu) Unit Handphone Realme warna biru
- 1 Unit Handphone Realme warna hitam
- Uang Tunai sejumlah Rp. 186.000,00 (seratus delapan puluh enam ribu rupiah)
- 1 Buah dompet.

Saat ini terduga pelaku (EP) telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penyidikan di Sat Reskrim Polres Sumbawa Barat disangka melanggar pasal 362 KUHP dengan hukuman penjara paling lama 5 (lima) tahun. (Amry)

0 Komentar

Posting Komentar
DISCLAIMER: POST KOTA NTB menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close