Breaking News

Petani Cengkeh Lombok Utara Berharap Panen Raya Nanti Harga Tidak Anjlok.

 


Lombok Utara (postkotantb.com) - Bas Samudra (34), dusun Bingkangan Desa Selelos Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara berharap harga jual komoditi cengkeh tidak anjlok saat panen raya bulan ini Juni 2024.

Penuturan salah seorang Petani, Bas Samudra, saat ditemui  postkotantb.com, Kamis 6 Juni 2024 mengingat kembali pengalaman lalu, di saat produksi cengkeh melimpah, harga murah, sehingga merugikan petani, tuturnya tahun ini kembali panen raya cengkeh yang sudah mulai proses pemetikan.


Petani cengkeh sedang giatnya  memperiapkan tangga yang di buat dari bambu berukutan besar dan mencapai ketinggian puluhan meter. Bisa dilihat di setiap kebun milik masyarakat desa Selelos masing masing sedang membuat tangga, tali pengikat, tenaga tukang dan tenaga petik/Panen.

Bisa di bayangkan kalau satu warga desa selelos memiliki luas kebun cengkeh dalam satu hektare, di pastikan ada 80an lebih Pohon cengkeh di dalamnya. Itu pun belum termasuk Kopi yang sedang proses pematangan, tuturnya.


Senada dengan I Nyoman Selamet dan keluarga Nyoman Budiasa 877 dusun Baturinggit desa Selelos.

Biaya panen pada lahan satu hektar mencapai Rp 30 Juta. Itupun belum termasuk pembelian bambu untuk tangga panjat rata rata per batang antara Rp 250-300 ribu belum termasuk ongkos tukang buat Rp 100 ribu per tangga,ditambah lagi ongkos tenaga jemur.


Saat musim cengkeh disebut panen raya apabila pembuahannya bagus atau normal, kata I Nyoman Selamet Gondrong.

Harapannya sama dengan warla seleos lainnya, dan mudah mudahan tidak anjlok harga cengkeh tahun ini, harapnya. (@ng)

0 Komentar

Posting Komentar
DISCLAIMER: POST KOTA NTB menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close