![]() |
Dinas Ketahanan Pangan Lombok Tengah (Loteng) dan Bulog saat uji kelayakan kualitas beras bahan pangan di gudang Bulog Semayan dan Sengkol, Rabu (09/07/2025). |
Lombok Tengah (postkotantb.com)- Dinas Ketahanan Pangan Lombok Tengah (Loteng) Pastikan beras bantuan pangan Bulog periode juni-juli 2025 layak dikonsumsi. Hal ini ditegaskan dinas tersebut, usai Uji kualitas beras secara fisik beras bersama Bulog di Laboratorium, Rabu (09/07/2025).
"Kami sudah laksanakan pengecekan kualitas beras bantuan pangan pemerintah di dua gudang Bulog yakni Bulog Semayan dan Sengkol. Tujuannya untuk memastikan beras bantuan yang akan disalurkan ke masyarakat masih memenuhi syarat kualitas untuk dikonsumsi," ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan Loteng, Lalu Muhamad Satriadi.
Saat ini, beras bahan pangan sudah mulai didistribusikan ke seluruh kecamatan. Termasuk di Kecamatan Praya Barat Daya. Penyaluran bantuan pangan kali ini, tambah dia, merupakan jatah pada Bulan Juni dan Juli sekaligus.
Muhammad Multazam selaku koordinator kecamatan Praya Barat Daya menerangkan, khusus di Praya Barat Daya, bahan pangan tersebar di 12 Desa. Menyasar 8.019 Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Yaitu Desa Batu Jangkih 847 PBP, Darek 422 PBP, Kabul 1.219 PBP, Montong Ajan 544 PBP, Montong Sapah 669 PBP, Pandan Indah 742 PBP, Pandan Tinggang 223 PBP, Pelambik 895 PBP, Ranggegate 639 PBP, Serage 674 PBP, Teduh 184 PBP, dan Ungge 961 PBP.
Data tersebut, diakui dia, bersumber dari Pusat. Sehingga para pemerintah desa tinggal melakukan verifikasi pencocokan. Jika ada yang tidak sinkron semisal PBP meninggal dunia atau tidak ditemukan objeknya, maka Bulog sudah siapkan data pengganti.
"Masing-masing PBP terima 2 pis beras seberat 20 kilogram untuk alokasi bulan juni-juli 2025," ujarnya.
Khusus untuk pelaksanaan penyalurannya, melibatkan banyak pihak selain dari unsur petugas Bulog. Termasuk pendamping PKH, dan untuk keamanannya melibatkan personel TNI-Polri. Pendistribusian bahan pokok ditargetkan tuntas akhir bulan Juli.
"PJTD atau koordinator Desa petugas Bulog akan ditambah untuk percepatan penuntasan penyaluran," jelasnya.
Demi memastikan pendistribusian bahan pangan tepat sasaran, skema serah terima menggunakan undangan yang berdasarkan data, dan ditempelkan pada barcode yang di scand melalui aplikasi. Sehingga nama serta alamat penerima manfaat tidak tertukar, dan langsung terekam.
"Kami berharap, program bapang dapat mencukupi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus untuk entaskan kemiskinan ekstrem," harapnya.
Terpisah, Kepala Desa Teduh, Jumadil Awal, berterimakasih atas bantuan pangan pemerintah, dengan adanya bantuan tersebut, pihaknya merasa sangat terbantu. Hal ini pula sebagai bukti atas kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat.
"Alhamdulillah penyaluran bapang lancar dan warga kami senang," ucapnya dengan penuh syukur.
Pewarta: Lalu Irsyad.
0 Komentar