![]() |
| berikut salah satu bukti atas dugaan penipuan berkedok jasa sewa mobil lepas kunci melalui daring terjadi di Kabupaten Lombok Timur (Lotim). |
Kasus dugaan penipuan berkedok jasa sewa mobil lepas kunci melalui daring terjadi di Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Korbannya berasal dari Pulau Sumbawa.
Peristiwa penipuan terjadi pada Jumat pekan lalu. Korban yang enggan disebutkan namanya ini mengaku, saat itu hendak berpergian dari Sumbawa Barat ke Mataram. Setibanya di Pelabuhan Kayangan ia lantas mencari mobil rental lepas kunci.
Korban menemukan sebuah aplikasi rental mobil bernama CV. Berkah Mandiri Sukses di Google dan langsung menghubungi nomor WhatsApp yang tertera. Setelah berkomunikasi, pelaku meminta korban untuk mengirimkan data diri lengkap seperti KTP, SIM A, dan NPWP.
"Saya diminta mentransfer uang muka sebesar Rp 150.000 ke rekening BRI atas nama Bagus Putra Perdana. Sisa pembayaran dijanjikan akan dilunasi saat mobil diterima," ulasnya.
Namun, setelah uang DP ditransfer, pelaku kembali meminta dana deposit sebesar Rp 600.000 sebagai jaminan kerusakan. Korban kembali mentransfer uang tersebut, sehingga total kerugian mencapai Rp 750.000.
Kecurigaan korban muncul saat pelaku meminta sisa pembayaran dilunasi sebelum mobil diserahkan. Korban pun meminta pembatalan dan pengembalian dana, namun nomor WhatsApp korban langsung diblokir.
Merasa telah menjadi korban penipuan, korban langsung menuju Polsek KP3 Laut Kayangan, namun diarahkan untuk melapor ke Polres Lotim.
Melalui laporannya, korban meminta Polres Lotim, khususnya Unit Siber, untuk segera menindak para pelaku kejahatan siber yang beroperasi menggunakan modus serupa.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu waspada terhadap tawaran rental mobil yang meminta pembayaran penuh atau deposit besar sebelum unit mobil diterima. Selalu pastikan kredibilitas penyedia jasa dan lakukan transaksi dengan tatap muka untuk menghindari penipuan.
Pewarta: Syafrin Salam.


0Komentar