Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — Pemerintah Kabupaten Sumbawa menandatangani Nota Kesepakatan dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumbawa Bugis serta Universitas Terbuka (UT) Mataram, Jumat (28/11/2025), di Ruang Rapat H. Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P.
Acara tersebut dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumbawa, Ni Luh Putu Martini, Direktur Universitas Terbuka Mataram Heriyanto, S.IP beserta jajaran, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumbawa, Ni Luh Putu Martini, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam memperkuat perlindungan bagi para pekerja, sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 dan Instruksi Presiden Nomor 8 yang menekankan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Tujuannya memastikan risiko yang dialami pekerja tidak mengganggu stabilitas ekonomi mereka maupun pemerintah daerah. Kami berharap sinergi dengan Pemkab Sumbawa ke depan semakin baik,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Universitas Terbuka Mataram, Heriyanto, S.IP, menyampaikan apresiasinya karena UT diberi kepercayaan untuk bekerja sama dengan Pemkab Sumbawa. Ia menegaskan bahwa UT hadir dengan visi pemerataan pendidikan bagi seluruh anak bangsa.
“Semoga kehadiran UT dapat meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat Sumbawa. Dengan sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh, siapa pun, di mana pun, dapat menempuh kuliah. Harapannya, meningkatnya kualitas SDM akan berdampak pada kemajuan ekonomi daerah,” jelasnya.
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, menekankan bahwa setiap penandatanganan kerja sama membawa harapan besar bagi ribuan pekerja dan keluarga mereka. Ia menyoroti bahwa ruang lingkup kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya untuk pekerja formal, tetapi juga pekerja rentan dan sektor informal seperti petani, nelayan, UMKM, sopir, buruh bangunan, hingga pedagang kecil yang selama ini kerap luput dari perlindungan sosial.
Selain itu, Bupati juga menegaskan pentingnya kerja sama dengan Universitas Terbuka dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi masyarakat serta Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Sumbawa.
“Saat pandemi COVID-19, banyak perguruan tinggi mengadopsi model pembelajaran digital seperti UT. Sekarang kuliah dapat dilakukan secara online tanpa batas ruang dan waktu. Ini memudahkan para pekerja untuk tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang S1, S2, bahkan S3,” ungkapnya.
Bupati menambahkan bahwa dokumen kerja sama ini bukan akhir, melainkan awal dari kerja nyata di lapangan. Ia menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas dukungan dalam pendataan, monitoring, hingga sosialisasi, serta penghargaan terhadap Universitas Terbuka yang telah membuka akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat dan ASN Sumbawa.
“Ketika kualitas SDM meningkat, pelayanan publik membaik, daya saing daerah ikut terangkat. Inilah kontribusi penting bagi arah pembangunan Sumbawa ke depan,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan nota kesepakatan serta penyerahan plakat dari Universitas Terbuka kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa. (red)





0 Komentar