Lombok Barat, (postkotantb.com) - Dusun Bentenu, Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung, Lombok Barat — Jum’at, (05/12/2025), Pukul 14.30 WIT aksi solidaritas dilakukan para pemuda dusun Bentenu, Desa Banyu Urip Kecamatan Gerung Lombok Barat, dengan menggelar penggalangan dana untuk membantu korban banjir yang terjadi di beberapa wilayah di pulau Sumatra. Meski tinggal di pelosok desa, semangat kepedulian begitu tinggi untuk meringankan beban para korban yang terdampak bencana.
Sejak siang, para pemuda terlihat berkumpul di balai dusun untuk menyiapkan kotak donasi serta peralatan yang dibutuhkan. Mereka kemudian berkeliling kampung, mendatangi rumah-rumah warga sambil mengajak masyarakat ikut berdonasi. Di titik tertentu, seperti warung, pos ronda, dan area jalan utama, para pemuda juga membuka posko donasi sederhana agar warga dapat menyumbang secara langsung.
Koordinator kegiatan Muhammad Zakaria menjelaskan, bahwa aksi ini muncul dari rasa keprihatinan melihat kondisi warga yang rumah dan harta bendanya terdampak banjir. “Kami mungkin tinggal di dusun yang jauh dari pusat kota, tapi kepedulian kami sama besarnya. Setidaknya, bantuan kecil ini bisa membantu saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” ucapnya.
Menurutnya, bantuan yang dikumpulkan tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga sembako, pakaian layak pakai, air mineral, serta perlengkapan kebersihan. “Kami terus berkoordinasi dengan relawan di lapangan agar bantuan tersalurkan tepat sasaran,” tambahnya.
Kepala Desa Banyu Urip H. Selamet Riadi, memberikan apresiasi terhadap gerakan spontan para pemuda tersebut. Ia menyebutkan bahwa warga desa memiliki tradisi gotong royong yang kuat, dan aksi pemuda ini menjadi bukti nyata bahwa nilai kepedulian tetap hidup di tengah masyarakat. “Anak-anak muda Dusun Bentenu luar biasa. Mereka tidak menunggu perintah, tapi langsung bergerak membantu,” ucapnya melalui ponsel
Hingga pukul 14.30 WITA, donasi terus berdatangan dari warga. Para pemuda merencanakan untuk menyalurkan bantuan langsung ke lokasi banjir dalam satu hingga dua hari ke depan, tergantung kondisi akses dan cuaca.
Aksi solidaritas ini menjadi gambaran bahwa kepedulian sosial dapat tumbuh di mana saja, bahkan di pelosok desa sekalipun. Semangat gotong royong dan kebersamaan yang ditunjukkan para pemuda Dusun Bentenu diharapkan dapat menginspirasi komunitas lain untuk turut membantu korban bencana. (Jack)



0Komentar