Lombok Utara, (postkotantb.com) - Suasana khidmat menyelimuti Aula Kantor Desa Segara Katon pada Senin (22/12/2025), bertepatan dengan 02 Rajab 1447 H. Pemerintah Kecamatan Gangga bersama masyarakat dari dua desa tetangga, Desa Segara Katon dan Desa Rempek, melaksanakan acara Serah Terima Hasil Kerja Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) tahun anggaran 2025.
Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Gangga, Nursim, Kepala Desa Segara Katon Ramdan, Kepala Desa Rempek Rudi Artono, serta perwakilan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPR) PUPR Provinsi NTB. Turut hadir pula Fasilitator PISEW, Ketua Kelompok Kerjasama Antar Desa (KKAD) beserta anggota, Ketua BPD Segara Katon, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan unsur keterwakilan masyarakat dari kedua desa.
Dalam sambutannya, Sekcam Gangga, Nursim, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat hingga pembangunan infrastruktur ini rampung tepat waktu. Ia berharap manfaat dari program ini dapat dirasakan jangka panjang oleh masyarakat.
"Kami sangat berterima kasih atas dedikasi semua pihak. Harapan kami, program PISEW yang sangat menyentuh kebutuhan masyarakat ini tidak berhenti di sini saja, namun bisa terus berlanjut ke tahun-tahun berikutnya untuk mempercepat pemerataan pembangunan di Kecamatan Gangga," ujar Nursim.
Fasilitator Program Hedir memaparkan secara rinci laporan pelaksanaan kegiatan di kedua desa tersebut. Dalam presentasinya, ia menjelaskan gambaran umum proyek, tahapan-tahapan yang telah dilalui, hingga uraian pelaksanaan teknis di lapangan.
"Program ini bukan sekadar membangun fisik, tetapi juga memberikan dampak sosial yang signifikan bagi warga. Dokumentasi yang kami himpun menunjukkan antusiasme masyarakat yang luar biasa selama proses pengerjaan," jelas Hedir.
Staf Ahli dari Dinas PUPR Provinsi NTB turut memberikan catatan penting terkait aspek pemeliharaan. Beliau menekankan bahwa infrastruktur yang telah selesai dibangun kini telah menjadi aset desa yang harus dijaga bersama.
"Kami mohon agar pemerintah desa dan masyarakat dapat mengatur serta membatasi tonase kendaraan yang melintas agar sesuai dengan kapasitas jalan. Kedisiplinan dalam penggunaan jalan akan menentukan umur pakai infrastruktur ini," pesannya.
Kepala Desa Segara Katon, Ramdan, dan Kepala Desa Rempek, Rudi Artono, secara bergantian memaparkan profil serta potensi desa masing-masing. Keduanya sepakat bahwa kehadiran jalan melalui program PISEW ini menjadi kunci utama dalam mempermudah akses transportasi antarwilayah.
"Dengan selesainya pembangunan ini, konektivitas antara Segara Katon dan Rempek semakin lancar. Ini akan sangat membantu mobilitas warga, terutama dalam mengangkut hasil bumi dan menggerakkan ekonomi lokal," ungkap Kades Rudi Artono.
Acara kemudian ditutup dengan laporan akhir dari Ketua KKAD, Arianto, yang merangkum seluruh proses administrasi dan teknis lapangan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat dan pemerintah.
pewarta: Jaharuddin.S.Sos




0Komentar