Wisuda Perdana UNBIM MFH, Pembina Yayasan Medika Cipta Mandiri Tegaskan Komitmen Menuju Perguruan Tinggi Unggul
Wisuda Perdana UNBIM MFH, Pembina Yayasan Medika Cipta Mandiri Tegaskan Komitmen Menuju Perguruan Tinggi Unggul.
Hotel Lombok Raya Mataram (16/12/2025).Foto Istimewa



Mataram, (postkotantb.com) - Dr. Syamsuriansyah, selaku Pembina Yayasan Medika Cipta Mandiri, menyampaikan bahwa pelaksanaan wisuda perdana Universitas Bima Internasional MFH memiliki makna istimewa bagi pengembangan institusi.

“Sejak berproses dari Politeknik Medikapar Mahusada Mataram menjadi Universitas Bima Internasional MFH, wisuda hari ini merupakan wisuda perdana yang sangat istimewa,” ujar Dr. Syamsuriansyah usai Sidang Senat Terbuka.

Pelaksanaan wisuda tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama internasional.

“Wisuda ini juga dirangkai dengan penandatanganan MoU antara Saito University Malaysia dengan perguruan tinggi swasta yang ada di Nusa Tenggara Barat, termasuk Universitas Bima Internasional MFH,” kata Dr. Syamsuriansyah.


Jumlah wisudawan pada Wisuda I Tahun Akademik 2024–2025 tercatat sebanyak 314 orang, dengan dominasi lulusan berbasis praktik.

“Jumlah wisudawan sebanyak 314 orang, dan sekitar 180 orang merupakan wisudawan kurikulum cum laude. Konsep kurikulum di UNBIM menitikberatkan pada penguatan keterampilan,” Jelas Dr. Syamsuriansyah.

Kurikulum Universitas Bima Internasional MFH dirancang dengan komposisi 30 persen teori dan 70 persen praktik, serta diperkuat dengan pembinaan soft skill.

“Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga keterampilan dan soft skill. Karena itu, banyak lulusan yang telah bekerja di apotek, bidang kesehatan, serta sebagai software engineer,” Tegas Dr. Syamsuriansyah.

Universitas Bima Internasional MFH menargetkan capaian Perguruan Tinggi Unggul dalam beberapa tahun ke depan.

“Sebanyak 50 persen persyaratan menuju Perguruan Tinggi Unggul telah disiapkan. Penyempurnaan sisanya ditargetkan rampung pada 2026–2027, sehingga pada 2028 Universitas Bima Internasional MFH siap mengajukan predikat PT Unggul,” sebut Dr. Syamsuriansyah.

Dalam bidang kerja sama, Universitas Bima Internasional MFH meraih penghargaan dari L2DIKTI.


“Penghargaan dari L2DIKTI sebagai perguruan tinggi terbaik dalam kerja sama industri menjadi motivasi untuk memperluas kolaborasi dengan pemerintah,” ujar Dr. Syamsuriansyah pada Selasa (16/12/2025).

Kerja sama strategis telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam penanganan stunting.

“Pada 2025, Universitas Bima Internasional MFH dipercaya Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk menangani permasalahan stunting di Kecamatan Sekotong, Gunungsari, dan Armad. Hasil program menunjukkan penurunan angka stunting yang signifikan,” jelas Dr. Syamsuriansyah.

Ke depan, Universitas Bima Internasional MFH berharap dukungan dan kepercayaan pemerintah daerah terus berlanjut.

“Harapan besar tertuju pada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat agar terus memberikan kepercayaan, tidak hanya dalam penanganan stunting, tetapi juga dalam bidang sosial dan kemanusiaan,” pungkas Dr. Syamsuriansyah. (Jedi)