Sumbawa Besar, (postkotantb.com) – Dalam waktu dekat, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara I akan melaksanakan kegiatan pemeliharaan berkelanjutan di Saluran Irigasi yang melewati kawasan Pesona Raberas Residence sebagai respons atas terjadinya banjir beberapa waktu lalu.
Banjir tersebut terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan yang melebihi daya tampung sistem drainase di kawasan permukiman perumahan.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, sebelumnya pihak BBWS NT I telah melakukan koordinasi secara teknis terkait arah aliran air di lokasi terdampak.
Selain itu, BBWS NT I juga akan melakukan pembersihan pada saluran irigasi yang mengalami penyumbatan akibat penumpukan sampah, yang selama ini menghambat kelancaran aliran air pada area tersebut. Penanganan ini akan dilaksanakan melalui skema yang telah disiapkan secara bertahap dan terukur.
Sebagai bagian dari rencana penanganan lanjutan, OP SDA IV akan melaksanakan kegiatan berkala berupa pengerukan sedimen pada ruas irigasi yang melintas dari pinggir Jalan Raberas hingga Bank Sampah TPA yang berada di belakang kawasan perumahan. Kegiatan ini bertujuan selain untuk mengembalikan fungsi saluran irigasi sebagai pembawa air menuju area pertanian, sekaligus meminimalkan potensi luapan air yang mengakibatkan genangan dan banjir di kawasan permukiman.
Rencana pelaksanaan kegiatan pengerukan sedimen tersebut dijadwalkan pada akhir Maret 2026 atau setelah panen musim tanam pertama berakhir. Penjadwalan ini dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan air irigasi, di mana pada periode tersebut suplai air ke area pertanian belum diperlukan.
Pelaksana Teknis, PPK Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air IV Nusa Tenggara I, Ir. Nurul Sahid, ST, saat ditemui awak media di ruang kerjanya pada Rabu (21/01/2026), menjelaskan, bahwa seluruh langkah penanganan tersebut telah disusun berdasarkan hasil kajian teknis di lapangan.
“Penanganan ini kami lakukan secara bertahap dan terukur. Sebelumnya telah dilakukan koordinasi teknis terkait jalur aliran air, termasuk identifikasi titik-titik saluran yang mengalami penyumbatan akibat sedimen dan sampah.
Selanjutnya, OP SDA IV akan melaksanakan kegiatan berkala berupa pengerukan sedimen pada ruas irigasi dari Jalan Raberas hingga Bank Sampah TPA guna mengembalikan fungsi saluran sebagai pembawa air ke area pertanian sekaligus mengurangi potensi genangan di kawasan permukiman,” jelas Ir. Nurul Sahid, ST. (Jhey)


0Komentar