Lombok Utara, (postkotantb.com) -- Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar rangkaian acara besar yang sarat akan makna spiritual dan kemanusiaan pada Kamis (15/01/2026) atau bertepatan dengan 26 Rajab 1447 H. Bertempat di area Islamic Center, kegiatan ini merangkai peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Launching Islamic Center Lombok Utara, Penggalangan Donasi untuk Sumatera & Aceh, serta Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., Wakil Bupati, Ketua DPRD KLU, perwakilan BKN Jakarta, Kapolres, Dandim 1606, Sekda, para Tuan Guru, serta jajaran pejabat eselon dan staf di lingkup Pemkab Lombok Utara. Hadir pula 2.504 tenaga PPPK Paruh Waktu yang menjadi pusat perhatian dalam agenda penyerahan SK.
Dalam sambutannya saat meresmikan (launching) Islamic Center Lombok Utara, Bupati Najmul Akhyar mengungkapkan rasa syukurnya atas selesainya pembangunan tersebut. Ia bertekad menjadikan pusat kegiatan islam ini sebagai salah satu masjid dan pusat peradaban terbesar di Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Alhamdulillah, kehadiran Forkopimda, para Tuan Guru, dan seluruh hadirin menjadi saksi lahirnya pusat kegiatan religi kita. Islamic Center ini memiliki maksud strategis untuk memperkuat syiar Islam di Lombok Utara," ujar Bupati.
Momen yang paling dinantikan adalah penyerahan SK kepada 2.504 PPPK Paruh Waktu. Bupati menegaskan bahwa proses terbitnya SK ini merupakan hasil perjuangan panjang yang penuh lika-liku.
"Ini adalah ujian kesabaran dan syukur. Kini kalian resmi menjadi bagian dari Pemerintah Daerah. Saya titipkan amanah ini; luruskan niat, bekerja dengan sebaik-baiknya. Sebagai bentuk syukur, saya mengajak seluruh PPPK yang menerima SK untuk menyisihkan sedikit rizki bagi saudara kita yang tertimpa musibah di Sumatera dan Aceh," pesan Bupati.
Acara semakin khidmat dengan kehadiran penceramah internasional asal Mesir, Maulana Syeikh 'Ala Muhammad Musthafa Na'imah, yang merupakan keturunan Rasulullah SAW dari garis Sayyidina Husein. Suasana makin syahdu dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an dari Qori' Internasional, DR. TGH. Sabarudin AR, M.Pd.
Dalam tausyiahnya yang diterjemahkan langsung, Syeikh 'Ala menekankan beberapa poin penting dari peristiwa Isra' Mi'raj:
1.Perumpamaan Amanah: Beliau menceritakan penglihatan Nabi tentang seseorang yang terus menambah beban kayu di punggungnya meski sudah tidak kuat. Ini adalah sindiran bagi mereka yang haus jabatan/amanah padahal tidak mampu memikulnya.
2.Kejujuran: Perumpamaan pohon berduri yang mencabik orang lewat sebagai simbol bagi mereka yang suka mengambil hak orang lain.
3.Kemudahan: "Barangsiapa yang diberi amanah dan mempermudah urusan orang lain, maka Allah akan mempermudah urusannya," tegas Syeikh.
Beliau menutup ceramah dengan kisah keteguhan iman Masithoh, tukang sisir putri Firaun, yang harum namanya hingga tercium oleh Nabi Muhammad SAW saat Isra' Mi'raj.
Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial, dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan donasi secara simbolis dari BAZNAS KLU dan PDAM Amerta Dayan Gunung untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh, serta penyerahan SK PPPK PW (2.504) secara simbolis kepada perwakilannya.
Menutup rangkaian kegiatan, Bupati mengumumkan bahwa pada tanggal 20 Januari 2026 mendatang, dirinya bersama Wakil Bupati direncanakan akan bertolak langsung ke Aceh untuk menyerahkan bantuan yang telah digalang dari masyarakat dan ASN Kabupaten Lombok Utara tersebut.(@ng)




0Komentar