Lombok Utara, (postkotantb.com) – Mengawali momentum suci bulan Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menyelenggarakan kegiatan Imtaq Perdana pada Jumat (20/02/2026). Bertempat di Masjid Islamic Center Baiturrahim Tanjung, kegiatan ini bertepatan dengan 02 Ramadan 1447 H dan menjadi wadah penguatan spiritual bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Lombok Utara.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Utara, Dr. H.Najmul Akhyar, didampingi Sekda KLU, Staf Ahli, para Asisten, serta Kabag Setda KLU. Turut hadir pula para Pimpinan OPD hingga jajaran staf dari tingkat kabupaten hingga kecamatan se-Kabupaten Lombok Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Dr. H. Najmul Akhyar menekankan bahwa kegiatan Imtaq ini merupakan bekal amal ibadah yang sangat berharga bagi seluruh ASN dalam menghadap Allah SWT. Beliau menegaskan bahwa bulan Ramadan adalah ajang evaluasi diri bagi setiap aparatur pemerintah.

Bupati juga memberikan catatan khusus terkait kedisiplinan kehadiran. Beliau berharap kajian serupa yang akan dilaksanakan pada Jumat depan dapat dihadiri dengan penuh kesadaran, bukan sekadar menggugurkan kewajiban absensi.

"Kehadiran kita di Masjid ini bukan karena ada absen saja. Saya berharap kehadiran pada Jumat depan lebih ditingkatkan. Semua tetap akan diabsen, termasuk kehadiran para pimpinan OPD," tegas Bupati Najmul.


Secara teknis, beliau juga menyarankan kepada personel Satpol PP agar pada pelaksanaan Jumat depan, para jamaah atau pegawai yang hadir langsung dipersilakan masuk ke dalam masjid guna menjaga ketertiban dan kekhusyukan acara.

Hadir sebagai penceramah,
TGH. M. Zaki Abdillah, Lc. MA, memberikan kajian mendalam bertema ibadah puasa. Mengawali tausiyahnya, beliau melemparkan pertanyaan reflektif kepada jemaah: "Mengapa kita harus berpuasa?"

TGH. M. Zaki Abdillah merinci beberapa poin utama tujuan ibadah puasa, di antaranya:

1.Meningkatkan Ketakwaan: Sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan kualitas iman.

2.Pengendalian Diri: Mendidik kesabaran dalam menghadapi ujian serta mendisiplinkan diri dari hawa nafsu.

3.Empati Sosial: Merasakan lapar untuk menumbuhkan rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama.

4.Kesehatan Fisik (Detoksifikasi): Memberikan waktu istirahat bagi organ pencernaan, menurunkan kolesterol, serta meningkatkan fungsi jantung dan otak.

5.Perisai Diri: Menjadi pelindung dari perbuatan maksiat dan dosa.

"Puasa adalah bentuk ketaatan terhadap perintah Allah dan sarana untuk meraih ketenangan batin serta kesehatan jasmani yang seimbang," tegas beliau yang akrab disapa Yek Abdillah.


Dalam kajiannya, Yek Abdillah juga mengingatkan tentang dua kebahagiaan yang dijanjikan bagi orang yang berpuasa, yakni kebahagiaan saat berbuka puasa dan kebahagiaan saat bertemu dengan Allah SWT di hari kiamat kelak.

Sebagai penutup, beliau menyampaikan kesimpulan mengenai hikmah besar di balik bulan Ramadan:

1.Kepedulian terhadap Fakir Miskin: Merasakan langsung beban hidup golongan yang kurang mampu.

2.Ibadah Privat: Puasa adalah ibadah rahasia antara hamba dan Penciptanya yang melatih kejujuran.


3.Tafsir Al-Baqarah 188: Beliau mengaitkan ayat ini dengan ayat-ayat sebelumnya tentang integritas dan larangan memakan harta orang lain dengan cara yang batil, yang menjadi esensi dari menahan diri saat berpuasa.

Kegiatan Imtaq ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh jajaran Pemkab Lombok Utara untuk tetap produktif dan menjaga integritas selama menjalankan ibadah di bulan suci.(@ng)