Lombok Barat, (postkotantb.com) – Tradisi “Bersin” jelang Ramadhan 1447 Hijriyah, bikin obyek wisata di Kecamatan Narmada dipadati warga. Sejak Sabtu (14/2/2026) hingga Selasa (17/2/2026), lonjakan pengunjung terus terlihat, bertepatan libur sekolah.

Istilah "Bersin" atau bersuci jadi warisan turun-temurun masyarakat Sasak. Tradisi ini dimaknai sebagai simbol peleburan atau pembersihan diri, sebelum memasuki ibadah “Megeng” atau puasa Ramadhan. Warga biasanya mandi bersama keluarga di sumber mata air, pantai, dan kolam pemandian.


Lokasi favorit di Kecamatan Narmada antara lain Pemandian Purik Mas Sesaot, Bunut Ngengkeng, Aiknyet, serta kolam-kolam di Suranadi. Di wilayah timur, Keru One Asri dan Gunung Jae juga ramai didatangi warga dari Mataram hingga Lombok Tengah.

Mengantisipasi kepadatan, Polsek Narmada menerjunkan 21 Bhabinkamtibmas dibantu piket fungsi dan Patroli 602. Personel disiagakan di pintu masuk, area parkir, hingga sekitar kolam atau obyek wisata.

Tak hanya itu, petugas juga melaksanakan pengaturan lalu lintas menuju titik-titik wisata, guna mencegah kemacetan saat arus kendaraan meningkat.

Kapolsek Narmada AKP I Kadek Ariawan, S.H. saat dikonfirmasi, Rabu (18/2/2026), menyebut pengamanan difokuskan pada keselamatan pengunjung dan kelancaran arus kendaraan.


“Tradisi Bersin ini bagian dari kearifan lokal masyarakat Sasak. Kami hadir agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan nyaman,” ujarnya.

Ia mengimbau orang tua tetap mengawasi anak saat berenang serta menjaga barang bawaan. Hingga kini, suasana di seluruh obyek wisata terpantau ramai namun tetap kondusif menjelang Megeng. (red)