Lombok Utara, (postkotantb.com) - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menanam 2.000 bibit kakao saat kunjungan kerja di Desa Rempek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Jumat (13/2). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelayanan kesehatan ternak bagi masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menekankan pentingnya hilirisasi ekonomi berbasis desa untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan tanpa merusak lingkungan. Ia menilai KLU memiliki potensi agraris yang besar, seperti durian, kopi, alpukat, dan kakao.

“Kalau kita datang ke KLU ini, kita lihat masa depan. Sekarang kita fokuskan semua upaya pembangunan di sini harus bersahabat dengan alam. Nanti saya pribadi akan datangkan beberapa ahli untuk bicara dan melihat potensi kakao di sini, sehingga bisa memberikan masukan kepada Pemkab KLU dan Pemprov untuk melakukan hilirisasi,” ujarnya.

Selain kakao, Gubernur juga mencontohkan potensi hilirisasi kelapa yang dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi tinggi.

“Coba bayangkan kalau kelapa ini kita lakukan hilirisasi. Airnya bisa jadi nata de coco, dagingnya jadi coco butter untuk kosmetik mahal, tempurungnya jadi karbon aktif, sabutnya jadi jok mobil mewah. Bayangkan berapa nilainya kalau kita bisa lakukan hilirisasi di sini, sudah kayak surga Lombok Utara ini,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa program pembangunan Pemerintah Provinsi NTB difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

“Semua program pembangunan dilakukan dalam rangka menyejahterakan rakyat dari level yang paling bawah yaitu desa. Mulai dari makan bergizi gratis, koperasi, hingga peternakan rakyat berbasis desa,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah KLU Sahabudin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan KLU Tresnahadi, serta tokoh masyarakat setempat. (red)