Lombok Utara, (postkotabtb.com) - Dalam upaya mematangkan perencanaan pembangunan sektor kesehatan, Camat Gangga, Mahzan Zohdi, SP., secara resmi membuka kegiatan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Gangga Tahun 2027. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Camat Gangga ini bertepatan pada Senin, 02 Februari 2026 M/14 Sya’ban 1447 H.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen strategis, mulai dari narasumber Bapperinda KLU, Kepala Puskesmas Gangga, Kasi PMD, Kasi Kessos, hingga perwakilan milenial (Gen Z) dan Forum Anak Kecamatan serta Desa.
Dalam sambutannya, Camat Gangga Mahzan Zohdi menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menekan angka stunting di wilayahnya. Saat ini, angka stunting di Kecamatan Gangga berada pada posisi 15,70% (568 anak).
"Kami berharap angka ini bisa turun setidaknya menjadi 14,07%, bahkan impian kita bersama adalah mencapai zero stunting. Kita harus berjuang bersama-sama, dan saya pribadi siap turun langsung ke Posyandu sebagai garda terdepan sumber data," tegas Mahzan.
Berdasarkan data yang dipaparkan, Desa Gondang tercatat sebagai penyumbang angka stunting terbesar, disusul oleh Desa Samba. Sementara itu, Desa Bentek menjadi desa dengan angka stunting terendah, diikuti oleh Desa Selelos.
Suriadi Ardika, SKM., selaku narasumber dari Bapperinda KLU, memaparkan siklus konvergensi perencanaan yang dimulai dari tingkat desa hingga kabupaten. Ia merinci enam kelompok sasaran utama yang menjadi titik poin penanganan, yaitu:
- Ibu hamil, ibu nifas, dan ibu menyusui.
- Anak usia 0-23 bulan (Baduta).
- Anak usia 24-59 bulan (Balita).
- Remaja Putri (Rematri).
- Calon Pengantin (Catin).
- Rumah tangga dan masyarakat umum.
Di sisi teknis, Kepala Puskesmas Gangga, Nurhayati, SKM., menyoroti pentingnya kualitas SDM di lapangan. Pihaknya mengaku intensif melakukan pembinaan karena mayoritas kader di desa masih berada di level "Kader Purwa". "Minimal ada empat indikator kesehatan yang harus dikuasai. Kami terus membekali mereka agar kapasitasnya meningkat dan mampu memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat," ujar Nurhayati.
Diskusi Pra Musrenbang ini dirancang secara spesifik untuk membedah masalah kesehatan agar saat Musrenbang tingkat Kecamatan pada Rabu mendatang, usulan sudah bersifat final. Staf Kessos Kecamatan Gangga, Hayatun Nufus (Atun), menjelaskan bahwa diskusi dibagi per kelompok desa agar fokus pada kebutuhan masing-masing wilayah.
Menariknya, Forum Anak juga diberikan ruang khusus untuk menyusun usulan mandiri sebagai representasi suara anak dalam pembangunan.
Kegiatan yang dipandu oleh moderator L. Firman Adiyansyah dengan tema "Cegah Stunting itu Penting" ini diakhiri dengan pesan kuat dari Kasi PMD Kecamatan Gangga, Rahadianto, S.Pd.
"Apa yang dihasilkan hari ini harus segera diinformasikan kepada Kepala Desa masing-masing agar ditindaklanjuti pada forum Musrenbang tingkat kecamatan lusa," tutup Rahadianto sembari memimpin doa penutup kegiatan dan foto bersama. (@ng).





0Komentar