Sumbawa Barat, (postkotantb.com) –
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa Barat bergerak cepat menyikapi aksi tawuran antar pelajar yang terjadi di wilayah Kota Taliwang pada Rabu siang (11/02/2026).
Berdasarkan laporan masyarakat melalui call center, aksi tawuran pecah sekitar pukul 14.30 WITA di depan SMA Muhammadiyah Taliwang. Hasil penelusuran informasi melalui rekaman CCTV dan keterangan saksi mata di lokasi (Mama Alin pedagang bakso setempat), diduga kuat pelaku tawuran berasal dari tiga sekolah, yakni MAN Taliwang, SMK 1 Taliwang, dan SMA 2 Taliwang.
Informasi dari pihak sekolah (SMK 1 Taliwang) mengindikasikan bahwa aksi ini merupakan buntut dari perselisihan yang terjadi sebelumnya pada Selasa (10/02/2026) di area depan Selex. Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini sempat memicu keresahan warga sekitar. Saat personel Satpol PP tiba di lokasi, para pelajar telah membubarkan diri.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pol-PP Kabupaten Sumbawa Barat telah menginstruksikan jajaran Wasmat melalui Kabid P3D untuk segera mengumpulkan data dan informasi valid mengenai identitas pelajar yang terlibat. Menempatkan personel Wasmat di area sekolah terkait (SMK 1 Taliwang, MAN Taliwang, dan SMA 2 Taliwang) untuk memantau situasi secara intensif, terutama pada jam pulang sekolah guna mencegah aksi susulan.
Menginstruksikan anggota Patroli Opdal untuk standby di titik-titik rawan kerumunan pelajar di dalam Kota Taliwang.
”Kami tidak mentolerir aksi yang mengganggu ketertiban umum. Personel sudah kami sebar untuk melakukan pengawasan ketat dan kami akan berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait agar kejadian ini tidak terulang kembali,” ujar perwakilan Sat Pol PP kepada media.
Satpol PP KSB mengimbau kepada para orang tua dan pihak sekolah untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas siswa, khususnya saat jam pulang sekolah. Masyarakat juga diharapkan tetap melapor melalui saluran resmi, jika melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban. (Amry)


0Komentar