Laporan (@ng) Jaharuddin.S.Sos Lombok Utara
Lombok Utara, (postkotantb.com) -- Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada ratusan nelayan di Kecamatan Gangga yang terdampak cuaca ekstrem. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan pada Rabu, (11/02/2026) 23 Sya'ban 1447 H bertempat di kantor desa masing-masing.
Sebanyak 237 nelayan dari Desa Gondang (149 orang) dan Desa Segara Katon (88 orang) menerima bantuan tersebut sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap kondisi cuaca yang menghalangi para nelayan untuk melaut dalam beberapa waktu terakhir.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Kabupaten Lombok Utara, di antaranya Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan KLU, Tresnahadi, S.Pt, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Lombok Utara, Camat Gangga beserta Sekcam, Kepala Desa Gondang dan Desa Segara Katon, Ketua TP-PKK Kecamatan dan Desa dan Kepala Bidang Pertanian DKP3 KLU serta Para nelayan penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Kepala DKP3 Kabupaten Lombok Utara, Tresnahadi, S.Pt, menyampaikan bahwa bantuan beras CPP ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap ketahanan pangan keluarga nelayan.
"Kami memahami kondisi sulit yang dihadapi para nelayan akibat cuaca ekstrem yang tidak menentu. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga dan memastikan kebutuhan pangan tetap terpenuhi meski aktivitas melaut sedang terganggu," ujar Tresnahadi.
Beliau juga menambahkan bahwa sinergi antara dinas terkait, pihak kecamatan, hingga pemerintah desa sangat krusial dalam memastikan bantuan ini tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Penyaluran dilakukan secara simbolis di Kantor Desa Gondang sebelum dilanjutkan ke Desa Segara Katon. Para penerima bantuan tampak antusias dan merasa terbantu dengan adanya perhatian dari pemerintah daerah. Selain penyaluran beras, momen ini juga menjadi ajang silaturahmi antara jajaran pimpinan daerah dengan masyarakat pesisir di Kecamatan Gangga.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan stabilitas pangan di tingkat rumah tangga nelayan tetap terjaga hingga kondisi cuaca kembali normal dan memungkinkan mereka untuk kembali berlayar.
Selain penyerahan bantuan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pertanian, kehadiran Ketua TP-PKK Kabupaten Lombok Utara, Hj. Rohani, memberikan penguatan moral bagi keluarga nelayan di Desa Gondang dan Desa Segara Katon.
Dalam arahannya, Hj. Rohani menekankan pentingnya peran ibu rumah tangga dalam menjaga ketahanan pangan keluarga, terutama saat penghasilan suami sebagai nelayan terganggu oleh faktor alam.
Beliau menyampaikan beberapa pesan kunci kepada para penerima manfaat dan penggerak PKK di tingkat desa.
Hj.Rohani meminta agar bantuan beras CPP ini digunakan sebaik-baiknya untuk konsumsi keluarga dan tidak disalahgunakan.
Beliau juga mendorong para ibu untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam sayuran atau bumbu dapur (apotek hidup/warung hidup) sebagai cadangan pangan mandiri. Di tengah situasi sulit, beliau mengingatkan agar pemenuhan gizi anak-anak tetap diprioritaskan guna mencegah stunting di lingkungan desa pesisir.
"Kami dari TP-PKK hadir untuk memastikan bahwa negara dan pemerintah daerah hadir di tengah Bapak/Ibu sekalian. Cuaca ekstrem memang tantangan alam, namun dengan pengelolaan pangan yang bijak di tingkat rumah tangga, kita bisa melewati masa sulit ini bersama-sama," ungkap Hj. Rohani.
Kehadiran jajaran TP-PKK dalam penyaluran bantuan ini menunjukkan adanya kolaborasi yang kuat antara aspek teknis (Dinas Pertanian) dan aspek pemberdayaan masyarakat (PKK). Hal ini bertujuan agar bantuan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga dibarengi dengan edukasi mengenai pola hidup sehat dan tangguh bencana bagi warga pesisir.
Dukungan terhadap penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) juga datang dari pemerintah tingkat kecamatan. Camat Gangga, Mahzan Zohdi, yang hadir langsung memantau jalannya distribusi di Desa Gondang dan Desa Segara Katon, memberikan apresiasi atas perhatian besar Pemerintah Kabupaten Lombok Utara terhadap warganya.
Dalam kesempatan tersebut, Mahzan Zohdi menyatakan bahwa bantuan ini sangat tepat waktu mengingat kondisi pesisir Kecamatan Gangga yang sedang menghadapi tantangan cuaca.
Camat memastikan bahwa 237 nelayan yang terdaftar telah melalui proses verifikasi agar bantuan benar-benar sampai ke tangan mereka yang tidak bisa melaut akibat gelombang tinggi.
Beliau mengimbau para nelayan untuk tetap waspada dan tidak memaksakan diri melaut jika kondisi cuaca masih membahayakan keselamatan jiwa.
Mahzan meminta para Kepala Desa dan perangkatnya untuk terus memantau kondisi logistik warga selama musim pancaroba ini.
"Kami berterima kasih kepada Bapak Kepala Dinas dan Ibu Ketua TP-PKK yang telah turun langsung ke wilayah kami. Bantuan beras ini adalah penyambung hidup yang sangat berarti bagi warga kami di Gondang dan Segara Katon. Kami berharap masyarakat tetap bersabar dan mengikuti arahan terkait cuaca dari BMKG," pungkas Mahzan Zohdi.
Tidak ketinggalan, Kepala Desa Segara Katon, Ramdan, mewakili masyarakat nelayan di wilayahnya, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Utara. Ia menyebutkan bahwa intervensi pangan ini adalah langkah nyata yang sangat dinantikan oleh warga desa.
"Kami atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat nelayan Desa Segara Katon mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kadis, Ibu Ketua TP-PKK, dan Bapak Camat. Bantuan ini bukan sekadar beras, tapi merupakan bentuk penyemangat bagi warga kami yang sedang kesulitan mencari nafkah di laut akibat cuaca buruk," ujar Ramdan di sela-sela kegiatan.
Ramdan juga berharap agar program-program pemberdayaan bagi nelayan bisa terus berkelanjutan, sehingga ketahanan ekonomi warga pesisir tetap stabil meski dihadapkan pada tantangan alam yang serupa di masa depan.
Kegiatan berjalan tertib dengan pengawalan dari pihak Kecamatan, Sekcam, serta para tokoh masyarakat setempat. Sinergi antara DKP3, TP-PKK, dan Pemerintah Kecamatan ini diharapkan menjadi pola penanganan bencana sosial yang efektif di Kabupaten Lombok Utara. (@ng)




0Komentar