Mataram, (postkotantb.com) — Personel Biddokkes Polda NTB mengikuti zoom meeting sosialisasi food safety dari Mabes Polri. Kegiatan berlangsung di Aula Biddokkes Polda NTB, Kamis (05/3/2026), mulai pukul 09.00 Wita hingga selesai.
Agenda diawali pembukaan dan sambutan Kapusdokkes Polri, lalu masuk sesi pemaparan materi dari para pejabat utama di Mabes Polri. Fokus pembahasan mengarah pada penguatan keamanan pangan, dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri.
Kabid Yankes Rokespol Kombes Pol. dr. Freddy Worang Johanes, M.A.R.S., memaparkan peran fasilitas kesehatan tingkat pertama, dalam penanganan kejadian tidak diharapkan saat pelaksanaan MBG.
“FKTP punya peran penting dalam deteksi dini dan penanganan cepat, jika muncul kejadian tidak diharapkan dalam program MBG. Sistem respons harus sigap dan terukur,” tegas dr. Freddy.
Sedangkan Kasatgas MBG Polri Irjen Pol. Nurworo Danang, S.IK. menyampaikan hasil analisis dan evaluasi (anev), pelaksanaan MBG di berbagai wilayah.
“Evaluasi rutin jadi kunci agar program MBG berjalan optimal, tepat sasaran, serta memberi manfaat nyata,” ujar Irjen Nurworo Danang.
Sementara itu, Karo Dokpol Mabes Polri Brigjen Pol. dr. Nyoman Eddy PW., Sp.F., D.F.M. menekankan standar keamanan pangan wajib dipenuhi, dalam setiap tahapan distribusi makanan.
“Food safety bukan sekadar prosedur administratif, tetapi perlindungan kesehatan bagi penerima manfaat,” jelas Brigjen dr. Nyoman Eddy.
Dari Mataram, Kabid Dokkes Polda NTB Kombes Pol. dr. I Komang Tresna, Sp.OG. (K), M.A.R.S., M.H.Kes., mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bersama personel Biddokkes.
Ia menyambut positif sosialisasi tersebut sebagai penguatan kapasitas teknis di daerah.
“Kami siap mendukung penuh pelaksanaan MBG Polri, dengan memastikan standar kesehatan dan keamanan pangan terjaga di wilayah NTB,” ungkap dr. Komang Tresna.
Sesi diskusi berlangsung interaktif sebelum kegiatan ditutup. Sosialisasi itu diharapkan memperkuat sinergi bidang kesehatan, dalam mendukung keberlanjutan program MBG Polri secara profesional dan aman. (red)



0Komentar