Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — Pemerintah Kabupaten Sumbawa menutup rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan peringatan Malam Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan di Masjid Agung Nurul Huda, Sumbawa Besar, Jumat (06/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Wakil Bupati Drs.H.Mohamad Ansori, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, Camat Sumbawa, serta tokoh agama dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Jarot menyampaikan, bahwa Safari Ramadhan menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.


Ia mengungkapkan, Kecamatan Sumbawa merupakan lokasi terakhir dari rangkaian Safari Ramadhan tahun ini setelah sebelumnya dilaksanakan di 23 kecamatan yang ada di Kabupaten Sumbawa.

Bupati Jarot juga menyampaikan rasa syukur atas satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Ansori. Menurutnya, sejumlah pembenahan telah dilakukan dan berbagai program pembangunan tengah dijalankan, meskipun masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama di bidang infrastruktur akibat adanya pemangkasan anggaran sekitar Rp 500 miliar.

Meski demikian, Pemkab Sumbawa terus berupaya menghadirkan berbagai proyek strategis nasional di daerah. Beberapa di antaranya pembangunan proyek unggas terintegrasi senilai Rp1,3 triliun, Sentra Garam Nasional di Kecamatan Plampang, pengembangan kawasan Samota menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), rencana pembangunan Batalyon Marinir di Samota, serta pembangunan SMK Unggul Garuda.


Selain itu, Bupati juga menyinggung langkah pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan distribusi gas elpiji dengan melakukan pengawasan melalui satgas. Ia menyebutkan sekitar 560 tabung telah masuk untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar diberikan kekuatan dan kemudahan dalam membangun Kabupaten Sumbawa yang lebih unggul, maju, dan sejahtera,” ujar Bupati Jarot.

Dalam kegiatan tersebut, tausyiah disampaikan oleh Ustadz Ukhuwah, S.Pd.I. yang mengajak jamaah untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta menjauhi sikap berburuk sangka dalam kehidupan sehari-hari.


Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyerahkan bantuan dana sebesar Rp25 juta untuk Masjid Agung Nurul Huda. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyalurkan 20 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, sementara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa menyerahkan 10 mushaf Al-Qur’an sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di daerah. (Jhey)