Lombok Utara, (postkotantb.com) - Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) yang dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Uatara tahun 2026 difokuskan pada peningkatan keselamatan, kelancaran, dan keberlanjutan infrastruktur jalan.
Mengawali penyampaian Kepala Dinas Perhubungan, Muhammad Iwan Maret, S.Sos dalam laporan singkatnya mengatakan, Forum FLLAJ dipandang sangat penting, dimana dalam tahun 2025 tercatat angka kecelakaan di Kabupaten Lombok Utara mencapai 109 orang dan meninggal dunia mencapai 14 persen.
Pada kesempatan ini juga, Iwan Maret menyampaikan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang Berdekatan waktunya dengan perayaan Hari Raya Nyepi Caka 1948 umat Hindu. Karena itu, ungkap Iwan Maret, Perlu rapat koordinasi FLLAJ bersama Kapolres, Satpol PP, Kesbangpol Damkar dll dalam rangka pengamanan lalu lintas maupun keamanan peserta Pawai Takbiran nanti, ungkapnya.
Senada dengan bupati Lombok Utara, DR. H Najmul Akhyar,SH,MH, Idul Fitri 1447 H dan Hari Raya Nyepi Caka 1948 yang bersamaan pada bulan Maret 2026 ini harus disikapi dengan pengamanan tinggi untuk kelancaran kegiatan baik adus pengamanan peserta takbiran maupun warga yang menonton. Semua sisi jalan harus menempatkan petugas penjagaan.
Bupati mengakui bahwa keberadaan FLLAJ sangat penting dalam rangka penertiban pengguna jalan raya terlebih jika ada pelaksanaan kegiatan keagamaan sebagaimana Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan perayaan Hari Nyepi Caka 1948 yang juga di selenggarakan oleh umat Hindu.
Fenomena ini merupakan contoh nyata perwujudan toleransi dan kerukunan di Bali, di mana kedua perayaan besar dapat berlangsung beriringan dengan saling menghormati. Kerukunan adalah kunci untuk menghadirkan kesejahteraan, kebahagiaan, dan kedamaian dalam kehidupan umat beragama, sehingga kepada Umat Muslim dan Hindu bisa saling toleransi, menjaga rasa kebersamaan, tidak melakukan hal-hal yang bisa menyinggung kegiatan ritual keagamaan yaitu Hari Raya Idul Fitri dan Perayaan Nyepi nanti.
Melalui FLLAJ ini pula “Tentunya saya menyampaikan ke masyarakat baik yang muslim dan masyarakat hindu,agar bisa saling toleransi, menjaga rasa kebersamaan dengan seluruh warga Kabupaten Lombok Utara yang sudah sejak lama terbukti bisa menjembatani masalah-masalah seperti ini, sehingga kita melihat ini adalah hazanah kerukunan yang luar biasa, dan ini harus terus dirawat dan dijaga,” katanya, seraya membuka rapat Koordinasi FLLAJ dengan ucapan "Bismillahirrahmanirrahiim". (@ng)





0Komentar