Sumbawa Barat, (postkotantb.com) -
Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat menggelar kegiatan Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah dalam rangka Penyempurnaan Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2027, yang dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Kepala Puskesmas serta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat.
Pelaksanaan forum ini mengacu pada pedoman Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah.
Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah. serta mengacu pada Surat Edaran Bappeda Kabupaten Sumbawa Barat Nomor 007.2.4/101/Bappeda/2026 tentang Pedoman Penyempurnaan Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2027.
Kepala Dinas Kesehatan, dr. Carlof, M.MRS., MQM., memimpin langsung pelaksanaan forum tersebut, Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa forum perangkat daerah ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan perencanaan program kesehatan bersama perangkat daerah terkait sejak tahap awal penyusunan rencana kerja.
Pembahasan dan penyempurnaan rancangan awal rencana kerja dapat dilakukan secara bersama-sama sehingga pelaksanaan program Khususnya bidang kesehatan ke depan lebih terarah dan terintegrasi, terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa arah rencana kerja Dinas Kesehatan Tahun 2027 berfokus pada penguatan pelaksanaan Integrasi Layanan Primer yang harus berjalan secara simultan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, serta peningkatan edukasi dan penyebaran informasi kesehatan kepada masyarakat secara masif melalui pendekatan promotif dan preventif.
Ia juga menambahkan, bahwa pada Tahun 2026 Dinas Kesehatan masih memprioritaskan penguatan akses dan kualitas layanan kesehatan, baik dari sisi sarana prasarana, fasilitas pelayanan kesehatan, maupun sumber daya manusia.
Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan pada Tahun 2027 seluruh akses layanan kesehatan, sarana bangunan, serta fasilitas penunjang pelayanansudah clean dan clear berada dalam kondisi yang optimal.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan juga memaparkan secara rinci rancangan rencana kerja yang telah disusun, sekaligus menyampaikan berbagai capaian kinerja penyelenggaraan urusan kesehatan di Kabupaten Sumbawa Barat yang menunjukkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Dalam pemaparannya dijelaskan "Capaian kinerja program kesehatan, capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan, rencana target kinerja Tahun 2027, dukungan Dinas Kesehatan terhadap program prioritas Pemerintah Pusat dan program prioritas Pemerintah Provinsi".papar Carlof pada Jumat, (13/03/2026).
Selain itu, turut disampaikan capaian Program Kartu Sumbawa Barat Maju melalui layanan KSB Maju Kesehatan layanan TRC Ambulans Puskesmas yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Pada Tahun 2025, layanan TRC Ambulans Puskesmas telah dimanfaatkan sebanyak 6.611 layanan, dan pada Tahun 2026 hingga periode Januari–Februari telah mencapai 4.922 pemanfaatan layanan oleh masyarakat. Pemaparan tersebut kemudian menjadi bahan diskusi bagi para peserta forum dalam memberikan masukan dan penyempurnaan terhadap berbagai program prioritas yang akan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat.
Forum ini juga berlangsung secara aktif dan partisipatif, di mana para peserta yang berasal dari perangkat daerah terkait maupun dari puskesmas menyampaikan berbagai pendapat, masukan, serta pertanyaan terkait pelaksanaan program kesehatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Diskusi yang berlangsung menjadi ruang untuk menyelaraskan program lintas sektor dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.
Di akhir kegiatan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat menyampaikan bahwa berbagai masukan dan tanggapan yang disampaikan oleh peserta forum akan menjadi bahan penting untuk dilakukan penyempurnaan dalam penyusunan rencana kerja Dinas Kesehatan Tahun 2027.
Ia berharap "Melalui forum ini, berbagai informasi teknis dan kondisi lapangan yang disampaikan oleh para peserta dapat menjadi dasar dalam memperkuat perencanaan program kesehatan tahun 2027, baik dari sisi penguatan sarana dan prasarana, pengembangan sumber daya manusia, dukungan anggaran program, hingga optimalisasi pelayanan kesehatan yang secara langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat".tutup Carlof.
Pewarta: Amry Sanjaya Rayes



0Komentar