Lombok Utara, (postkotantb.com) - Bupati Lombok Utara, DR H Najmul Akhyar, SH,MH, menyambut baik serta mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini dalam perjalanan roda pemerintahan daerah, karena merupakan tahapan penting dan strategis sebagai instrumen utama arah kebijakan pembangunan daerah satu tahun ke depan.
Untuk kita ketahui bersama di tahun 2026 uni kita masih dihadapkan pada dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian, tekanan inflasi, fluktuasi harga komoditas, serta tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.
Namun demikian, kita patut bersyukur bahwa pembangunan di Kabupaten Lombok Utara menunjukkan tren yang positif. Pemerintah saerah terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi daerah, memperkuat ketahanan sosial masyarakat, serta memastikan program-program prioritas berjalan secara efektif dan tepat sasaran. Hal Tersebut Tercermin dari capaian penurunan angka Kemiskinan.
Lebih jauh H Najmul Akhyar mengungkapkan data BPS Kabupaten Lombok Utara terkait persentase penduduk miskin pada tahun 2025 mengalami penurunan sebesar 3,22 persen, dari 23,96 persen pada tahun 2024 menjadi 20,74 persen pada tahun 2025. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, DPRD, Dunia Usaha, maupun partisipasi aktif masyarakat.
Namun kita tidak boleh berpuas diri tantangan ke depan menuntut kita bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih kolaboratif.
Sesuai arah kebijakan dalam RPJMD Kabupaten Lombok Utara, Tema RKPD tahun 2027 adalah penguatan kualitas hidup masyarakat. Terangnya pada Kamis (05/04/2026).
Tema ini menegaskan komitmen kita untuk memastikan pembangunan dan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, akan tetapi juga pada peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengurangan kemiskinan, serta peningkatan daya saing daerah. Penguatan kualitas hidup masyarakat juga harus diwujudkan melalui:
Peningkatan kualitas sumber daya manusia;
Penguatan ekonomi lokal berbasis desa dan umkm;
Peningkatan pendapatan asli daerah dan Pendapatan asli desa;
Pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berwawasan kebencanaan;
Serta tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.
Oleh karena itu musrenbang ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan prioritas pembangunan antara pemerintah daerah, pemerintah desa, Dprd, dunia usaha, akademisi, serta seluruh elemen masyarakat.
Partisipasi fenerasi nuda, perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas dalam forum ini adalah bukti bahwa pembangunan Lombok Utara harus inklusif dan ridak meninggalkan siapa pun.
Perencanaan pembangunan saat ini tidak bisa lagi dilakukan secara biasa-biasa saja. Diperlukan inovasi, efisiensi anggaran, penguatan sinergi lintas sektor, serta pemanfaatan berbagai sumber pembiayaan, termasuk peluang dukungan pemerintah pusat maupun skema pembiayaan alternatif lainnya.
"Kita harus memastikan setiap rupiah nggaran benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan masyarakat. Sehingga saya berharap forum ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-nenar menjadi ruang musyawarah yang produktif, yang menghasilkan program-program prioritas yang realistis, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Saya yakin dan percaya dengan sinergi bersama akan mampu menuntun kita menyelesaikan setiap permasalahan melalui implementasi program-program pembangunan berbasis kebutuhan daerah dan masyarakat Lombok Utara."
Akhirnya, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, musyawarah perencanaan pembangunan rencana Kerja pemerintah daerah Kabupaten Lombok Utara tahun 2027 secara resmi saya nyatakan dibuka.
Semoga segala ikhtiar mampu membawa Kabupaten Lombok Utara menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. Selamat Bermusyawarah.
ttd
DR. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H
Pewarta: Jaharuddin.S.Sos


0Komentar