Sumbawa Besar, (postkotantb.com)  — Momentum 17 Ramadhan 1447 Hijriah dimanfaatkan sebagai panggung semangat perjuangan oleh tokoh muda Sumbawa, Edy Sofiyan Gole, yang secara resmi meluncurkan Mars “Lescaya” sebagai simbol lahirnya energi baru dalam gerakan politik kerakyatan.

Pendiri Rumah Yatim Dhuafa Putri Annisa sekaligus Ketua Partai Gerakan Rakyat (PGR) Kabupaten Sumbawa itu menegaskanbahwa peluncuran Mars Lescaya bukan sekadar seremoni lagu organisasi, melainkan deklarasi semangat perjuangan yang ditujukan untuk membakar militansi kader serta memperkuat solidaritas politik berbasis rakyat.

“Mars Lescaya ini bukan hanya lagu. Ini adalah ruh perjuangan—pengingat bahwa partai hadir untuk mengawal aspirasi rakyat kecil, bukan sekadar berebut kekuasaan,” tegas Edy Sofiyan Gole kepada media pada Sabtu (07/03/2026).

Menurutnya, lagu perjuangan tersebut diproyeksikan menjadi identitas ideologis dan pengikat emosional kader di seluruh lini organisasi. 

Dengan irama perjuangan yang sarat pesan moral, Mars Lescaya diharapkan mampu menyalakan semangat kader hingga ke akar rumput.

Dalam suasana sakral bulan suci Ramadhan, Edy juga menekankan bahwa kelahiran Mars Lescaya menjadi penanda kebangkitan kesadaran kolektif bahwa politik seharusnya menjadi alat perjuangan untuk menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat, bukan sekadar arena perebutan kekuasaan elit.

Peluncuran mars tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi ideologi dan penguatan identitas gerakan, di tengah dinamika politik nasional yang semakin kompetitif dan penuh tantangan.
“Lagu ini harus menjadi pengingat bagi setiap kader agar tetap setia pada garis perjuangan rakyat dan konstitusi,” ujarnya.

Pemilihan tanggal 17 Ramadhan, yang dikenal dalam sejarah Islam sebagai hari Nuzulul Qur’an, bukan tanpa makna. Edy menilai momentum tersebut sebagai simbol bahwa perjuangan politik harus berlandaskan nilai moral, kejujuran, dan keberpihakan kepada masyarakat kecil.

Dengan diluncurkannya Mars Lescaya, Edy Sofiyan Gole menegaskan bahwa gerakan politik yang dibangun bukan sekadar organisasi formal, melainkan gerakan nurani lahir dari rakyat, bergerak bersama rakyat, dan berjuang untuk rakyat. (red)