
Foto kegiatan Tim Badan Pangan Nasional fasilitasi distribusi Cabai Rawit merah bersama wakil bupati Lombok Tengah.Foto Istimewa
Lombok Tengah, (postkotanb.com) – Wakil Bupati Kabupaten Lombok Tengah menerima distribusi cabai rawit merah sebanyak 1 ton yang difasilitasi oleh Badan Pangan Nasional dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan lonjakan harga cabai yang meningkat di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (01/03/2026).
Serah terima komoditas tersebut berlangsung di area kargo Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid. Cabai rawit merah tersebut berasal dari Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan, dan disalurkan ke Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Badan Pangan Nasional, Kementerian Pertanian, serta Asosiasi Champion Cabai Indonesia melalui P4S Laskar Pelangi Kabupaten Enrekang dan P4S Sidemen Kabupaten Lombok Tengah. Penyerahan dilakukan secara simbolis di lokasi distribusi, ditandai dengan penunjukan komoditas cabai oleh Wakil Bupati bersama perwakilan Badan Pangan Nasional, Satgas Pangan, serta pejabat terkait yang hadir.
Dalam keterangannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam membantu daerah menghadapi lonjakan harga cabai, khususnya menjelang bulan suci Ramadan di tengah faktor cuaca yang memengaruhi produksi dan distribusi.
> “Dengan kondisi harga yang cukup tinggi, kami berupaya mencari solusi ke depan. Namun yang paling mendesak adalah pemenuhan kebutuhan masyarakat pada saat bulan Ramadan ini,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antardaerah antara Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Enrekang yang difasilitasi langsung oleh Badan Pangan Nasional sebagai langkah konkret menghadapi gejolak harga di pasar.
Sebanyak 1 ton cabai rawit merah tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke sejumlah pasar tradisional di Lombok Tengah, yakni Pasar Renteng, Pasar Jelojok, Pasar Barebali, dan Pasar Sengkol. Penyaluran difokuskan pada pusat-pusat perdagangan rakyat guna memastikan komoditas tersedia langsung bagi pedagang dan masyarakat sehingga mampu menekan harga di tingkat konsumen.
Sementara itu, perwakilan Badan Pangan Nasional menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari program stabilisasi harga cabai rawit melalui penambahan pasokan di daerah yang mengalami kenaikan harga signifikan.
> “Kami terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan stok di berbagai daerah. Ketika terjadi ketimpangan pasokan, intervensi distribusi menjadi solusi cepat agar harga tetap terkendali,” jelasnya.
Menurutnya, Kabupaten Enrekang dipilih sebagai daerah asal karena memiliki produksi cabai rawit merah yang relatif stabil. Seluruh proses distribusi difasilitasi oleh Badan Pangan Nasional dan diawasi langsung oleh Satgas Pangan untuk memastikan kelancaran serta ketepatan sasaran penyaluran.
Melalui langkah ini, pemerintah berharap stabilitas harga cabai di Lombok Tengah dapat segera terkendali dan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan tetap terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau.(Iwan)
Wakil Bupati Lombok Tengah Menerima Distribusi 1 Ton Cabai Rawit Merah dari Badan Pangan Nasional
Redaksi PostKotaNTB
Font size:
12px
Baca juga:

0Komentar